Senin, 26 Oktober 2026 - 12:57 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Pembangunan Jalan Aspal Karet Anggaran Pusat Terealisasi di Muba

Selasa, 13 Juli 2021
212 views
0
IMG-20210713-WA0019

*

MUBA- Sebagai pilot project atau percontohan pembangunan infrastruktur inovasi jalan aspal karet yang di inisiasi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, bertahap seluruh ruas jalan Kabupaten Muba mulai digarap pembangunan nya menggunakan aspal karet. 

Setelah Sungai Lilin dan Sekayu Muba, kini giliran Kecamatan Plakat Tinggi Muba mulai dari Jalan SP 11 hingga Trans B2 dibangun infrastruktur jalan aspal karet dengan panjang efektif 1,9 kilometer yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Nah, di sepanjang jalan 1,9 kilometer ini terserap sebanyak 4 ton karet lateks pekat yang membutuhkan 8 ton lateks kebun dari kebun petani karet rakyat Muba. Alhamdulillah setidaknya bisa meringankan sedikit beban petani karet di masa pandemi ini," ucap Kepala Daerah Inovatif tersebut saat Silaturahmi ke Kecamatan Plakat Tinggi Dalam Rangka Peninjauan Pembangunan Infrastruktur dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Desa Air Putih Ulu (C1) Kecamatan Plakat Tinggi Desa Air Putih Ulu (C1) Kecamatan Plakat Tinggi, Selasa (13/7/2021). 

Dikatakan, karet tersebut berasal dari seluruh UPPB - UPPB yang dikumpulkan di workshop pabrik aspal karet Muba. "Kita menyerap 8 ton karet lateks kebun untuk menghasilkan 4 ton lateks terpravulkanisasi dihasilkan 58 ton aspal karet, setelah dicampur agregat menjadi 900 ton," terangnya. 

Ketua Umum KADIN Sumsel ini menambahkan, tidak hanya di Plakat Tinggi namun juga di beberapa wilayah diantaranya Kecamatan Lais, Seratus Lapan, dan Talang Siku juga ruas jalannya dibangun jalan aspal karet. "InshaAllah makin banyak karet petani di Muba dan Sumsel yang bisa terserap pada pembangunan ini," tuturnya. 

Lanjutnya, meski saat ini harga karet stabil namun serapan karet masih sangat rendah. "Dengan program pembangunan jalan aspal karet ini serapan karet Petani di Muba dan Sumel dapat maksimal, mereka bisa tertolong ditengah pandemi COVID-19 saat ini," ujarnya. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir SSTP MM menjelaskan harga serap karet lateks pekat saat ini sebesar Rp 19.000 - Rp 20.000 perkilogram. "Untuk menghasilkan 4 ton karet lateks terpravulkanisasi dibutuhkan sekitar 8 ton karet lateks kebun dengan kadar karet kering 60 persen yang berasal dari kebun petani karet dikumpulkan dari petani rakyat melalui UPPB -UPPB di sentra produksi karet lateks pekat Muba kemudian dibawa ke Workshop dan diolah di Pabrik Aspal Karet Muba," jelasnya. 

Ali Amilin (57), Warga Plakat Tinggi mengucapkan Terima kasih kepada Bupati Dodi Reza yang telah membangun infrastruktur jalan di kawasan Plakat Tinggi. "Warga senang, petani riang dengan pembangunan jalan aspal karet ini. Kami ucapkan Terima kasih kepada bapak Bupati," tandasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Hadiri Mubes Ormas MKGR IX, DRA Ingatkan MKGR Wadah Organisasi Kader Berkualitas.

Fri, 30 Oct 2020 10:33:46am

kitamerahputih.com-Jakarta Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mendirikan Partai Golkar, ormas MKGR harus diisi oleh...

Jalankan Organisasi Untuk Kepentingan Masyarakat

Fri, 30 Oct 2020 07:40:31am

kitamerahputih.com - Organisasi kemasyarakatan pada dasarnya dibentuk dengan tujuan untuk menjaga, memelihara, serta memperkuat persatuan dan...

Kamada Sumsel, Alek Kosasi Apresiasi lMP Muba

Fri, 30 Oct 2020 07:05:01am

kitamerahputih.com - Ulang tahun Laskar Merah Putih (LMP)ke 20 sukses di selenggarakan di Jirak jaya Kamada Sumsel Alek Kosasi Apresiasi Kinerja LMP...

Laskar Merah Putih Jirak Jaya Sebagai Lokomotif

Fri, 30 Oct 2020 06:05:19am

kitamerahputih.com - Perkembangan Laskar Merah Putih (LMP) Jirak jaya adalah lokomotif pengerakan Laskar Merah Putih kabupaten Musi Banyuasin ,Satu...

Kali Kelima Pemkab Grobogan Terima Opini WTP dari BPK

Mon, 19 Oct 2020 03:39:41am

GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....

Baca Juga