Lepas Masa Lajang Brigade 17, LMP Macab Muba Gelar Pedang Pora Ala Laskar Merah Putih
kitamerahputih.com
Sabtu, 06/03/2021.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/Bmyj2QLQuMc" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
Sekayu - Musi Banyuasin, Pedang Pora berasal dari kata Pedang Pura atau Gapura Pedang, Makna Pedang Pora yang dimaksudkan adalah iringan rangkaian pedang yang berbentuk berbentuk gapura. Tradisi Pedang Pora dalam upacara pernikahan militer bertujuan untuk melepas masa lajang bagi perwira militer.
Laskar Merah Putih Macab Kab Musi Banyuasin melakukan hal yang Mirip dengan pedang pora di resepsi pernikahan Brigade 17 Rizky Fajriadi dengan Septi jelita Putri, bertempat di Gang Alam Sutra Randik Kota Sekayu, Sabtu 6/03/2021.

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Muba, Satoto Waliun mengatakan pedang Pora ala laskar merah putih merupakan sebuah Upacara penghormatan bagi anggota laskar merah Putih kabupaten Musi Banyuasin yang melepas masa lajang baik Brigade 17 maupun Srikandi, dan Insya Allah upacara ini akan kita jadikan sebuah kegiatan resmi macab LMP Kab Muba, ungkap Toto
Kekompakan solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama membentuk karakter laskar merah putih, berjiwa ibarat anggota tubuh Apabila ada yang sakit kami akan merasakan nya begitu pula sebaliknya.tungkas Toto

Risky yang baru saja melangsungkan ijab dan Qabul di desa bailangu kediaman mempelai perempuan, merasa bangga menjadi bagian anggota laskar merah putih, kekompakan, solidaritas yang tinggi,saling tolong menolong menjadi kebangga tersendiri, tentunya saya mengucapkan terima kasih atas bantuannya khususnya ketua laskar merah putih Satoto waliun,dan semua anggota laskar merah putih yang telah meluangkan waktu membantu suksesnya acara pernikahan saya.

Menurut pantauan kami memang masyarakat yang hadir merasa kagum dengan banyaknya memakai baju loreng, melaksanakan rangkaian upacara Penghormatan untuk anggota laskar merah putih melepas masa lajang.gagah apik.

Arji salah satu tamu undangan mengatakan ,ini baru pertama kali di Musi Banyuasin upacara penghormatan ,saya memang sudah mengetahui keberadaan laskar merah putih Dengan kegiatan sosial kemasyarakatan,Seperti himbauan Covid, penyemprotan disinfektan, pengawalan, pengaturan lalulintas, Kegiatan sangat Positif sekali, tak Salah banyak yang tertarik ikut menjadi anggota laskar merah putih.
SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...
Membumi MUSI BANYUASIN- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lebih dari sekadar momentum keagamaan. Di...
SEKAYU – Dalam upaya mempercepat pengetasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan penurunan angka pengangguran di Muba ,...
BABAT TOMAN, — Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat...
Muba – Tidak hanya memastikan pelayanan publik di wilayah ibu kota kabupaten, Bupati Muba H M Toha Tohet SH juga turun langsung meninjau pelayanan...