Rabu, 30 September 2026 - 04:14 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Waspada Modus Penipuan Paket COD Palsu, Polres Muba Keluarkan Imbauan Penting bagi Masyarakat

Selasa, 27 Januari 2026
169 views
0
IMG-20260127-WA0005

Kmp Sekayu.Menanggapi banjirnya diskusi di berbagai grup WhatsApp warga mengenai modus penipuan berkedok pengiriman paket Cash on Delivery (COD), Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat lebih waspada.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H, S.I.K, M.I.K, melalui Kasi Humas Polres Muba, AKP Hutahaean, S.M, mengonfirmasi bahwa modus penipuan ini mulai meresahkan warga dengan cara mengirimkan paket yang tidak pernah dipesan.

“Kami meminta masyarakat untuk sangat berhati-hati terhadap modus COD palsu. Jangan langsung membayar atau menerima paket jika merasa tidak pernah memesan barang tersebut melalui aplikasi belanja online seperti jasa pengiriman atau platform lainnya,” ujar AKP Hutahaean.

Pihak kepolisian memetakan beberapa modus yang sering digunakan pelaku untuk mengelabui korban dengan membawa paket berisi barang tidak berharga dan memaksa penghuni rumah membayar tagihan COD.

Modus biasanya, Oknum Mengaku Pihak dari Jasa, Pelaku menghubungi melalui WhatsApp untuk meminta data pribadi, kode OTP, atau uang dengan alasan paket "nyangkut" atau bermasalah.

Pengiriman link atau tautan mencurigakan yang menyerupai halaman resmi untuk mencuri username dan password akun korban.

Untuk menghindari kerugian materiil maupun pencurian data, Polres Muba memberikan tips 3C (Cek Pengirim, Chat Customer Service Resmi, dan Cari Tahu Modusnya) kepada masyarakat:

Lalu, Selalu cek status pengiriman melalui aplikasi resmi, bukan dari pesan singkat yang tidak dikenal.

Jika ada kurir datang membawa paket COD yang tidak Anda pesan, jangan ragu untuk menolaknya secara sopan dan tidak dengan kekerasan.

 Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun. Pihak jasa maupun ekspedisi resmi tidak akan pernah meminta data tersebut.

Berikan pemahaman kepada orang di rumah agar tidak sembarangan membayar paket COD yang bukan milik mereka.

AKP Hutahaean menegaskan bahwa jika masyarakat menemukan paket mencurigakan atau merasa telah menjadi korban penipuan, segera laporkan kejadian tersebut.

“Jika paket sudah terlanjur diterima dan berisi barang ilegal atau merugikan, segera lapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pengaduan resmi agar segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan tindakan kriminalitas di wilayah hukum Musi Banyuasin, dapat menghubungi layanan kepolisian Call Center 110 atau memantau informasi di laman resmi Polres Muba.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Dua Advokat Khusus Lingkungan Hidup Gugat PT Madhucon Indonesia Diduga Lakukan Pencemaran Lingkungan

Fri, 6 Mar 2026 06:42:22am

  MUBA -Dua Pengacara yang tergabung dalam Advokat Khusus Lingkungan Hidup Menggugat PT Madhucon Indonesia ke Pengadilan Negeri Sekayu, Pada...

LMP Tulungagung Cium Aroma Maladministrasi, Sebut Proyek Internet 32 Puskesmas Cacat Hukum

Thu, 5 Mar 2026 07:52:26am

TULUNGAGUNG – Laskar Merah Putih (LMP) Macab Tulungagung resmi menabuh genderang perang terhadap proses pengadaan jasa internet di 32 Puskesmas...

Kadisnaketrasn Muba Rapat Pembentukan Posko Pengaduan dan Konsultasi THR Bagi Pekerja dan Perushaan di Muba 2026

Thu, 5 Mar 2026 01:32:41am

SEKAYU – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP., secara tegas...

Pemkab Muba Hadiri Rakor Kemendagri–UCLG ASPAC, Perkuat Komitmen SPM 2026

Wed, 4 Mar 2026 06:43:59am

JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan...

Buntut Terbakarnya Gudang Masakan Minyak di Keban, Sat Reskrim Polres Muba Amankan Seorang Wanita

Wed, 4 Mar 2026 04:46:27am

KMP – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Musi Banyuasin (Muba) resmi menetapkan seorang perempuan berinisial MA (44) sebagai tersangka...

Baca Juga