Senin, 4 Mei 2026 - 02:12 WIB
banner ucapan Sekda revs

Waspada Longsor ini Himbuan Camat Sekayu

Minggu, 6 Juli 2025
153 views
0
IMG20250323091550_01-1536x864

Camat Sekayu Himbau Warga di Batran sungai waspada longsor Tanah longsor merupakan salah satu kejadian yang kerap kali terjadi saat musim hujan, terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi didaerah perbukitan yang mengakibatkan struktur tanah menjadi labil.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap tanah longsor dan bagi pemerintah daerah diharapkan selalu meningkatkan kapasitas terhadap bencana yang kerap terjadi didaerahnya masing-masing

Hal yang perlu dihindari.

Berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari tanah longsor.

1. Mendirikan bangunan diatas lereng yang rawan terhadap longsor

2. Mencetak kolam atau sawah irigasi diatas dan pada lereng yang rawan longsor

3. Melakukan penggalian disekitar kaki lereng yang rawan longsor

4. menebang pohon sembarangan pada lereng yang rawan longsor

5. Tinggal dibawah lereng rawan longsor

Hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor.

3 poin dibawah ini merupakan hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor diwilayah Anda.

1. Ketika terdengar suara gemuruh dari atas bukit, segeralah untuk menjauh dari lokasi, cari tempat aman. Sebab hal tersebut merupakan tanda akan terjadinya tanah longsor

2. Jangan panik dan tetap tenang. Evakuasi keluarga Anda ke tempat aman. Biasanya bagi mereka yang tinggal didaerah rawan longsor sudah diberikan jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri ketika terjadi tanah longsor.

3. Hal penting lainnya adalah dengan menghubungi instansi terkait untuk bis amemberikan bantuan evakuasi sebelum terjadinya longsor yang semakin memburuk

Upaya pencegahan untuk mengurangi dampak tanah longsor

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka pencegahan untuk mengurangi dampak terhadap tanah longsor, antara lain:

1. Kenali daerah tempat tinggal kita sehingga terdapat ciri-ciri daerah rawan longsor kita dapat menghindar.

2. Perbaiki tata air dan tata guna lahan daerah lereng.

3. tanami daerah lereng dengan tanaman yang sistem pengakarannya dalam (akar tunggang) atau pohon yang berdaun lebar.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

DPO Lapas di Tangkap Usai Beraksi

Mon, 14 Apr 2025 06:19:01am

Kita merah putih.com - Dua Orang Pelaku pencurian dan pemberatan berhasil ditangkap unit reskrim polsek batang hari leko resor musi...

Transformasi Telekomunikasi: Waktunya Beralih dari kartu fisik ke eSIM

Sun, 13 Apr 2025 02:08:01pm

Musi Banyuasin digital yang terus berkembang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga AP, mengajak masyarakat...

Hasil Musda Ke – I IWO Muba, Resmi Riyansyah Putra Terpilih Kembali Sebagai Ketua IWO Muba

Sun, 13 Apr 2025 02:06:01pm

  MUBA - Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke - I Ikatan Wartawan Online (IWO)...

Tim Gabungan Bergerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang di Sekayu, Bupati HM Toha Apresiasi Respons Sigap

Sat, 12 Apr 2025 02:04:57pm

Sekayu, Muba – Cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Sekayu pada Jumat malam (11/4) sekitar pukul 22.30 WIB membawa dampak serius dengan terjadinya...

Dewan Dengarkan Nota Pengantar LKPJ Bupati Banyuasin TA 2024

Fri, 11 Apr 2025 08:52:12pm

Kita merah Putih Pangkalan Balai – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin menggelar Rapat Paripurna III Masa Persidangan II...

Baca Juga