Minggu, 8 November 2026 - 03:07 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Waspada Longsor ini Himbuan Camat Sekayu

Minggu, 6 Juli 2025
325 views
0
IMG20250323091550_01-1536x864

Camat Sekayu Himbau Warga di Batran sungai waspada longsor Tanah longsor merupakan salah satu kejadian yang kerap kali terjadi saat musim hujan, terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi didaerah perbukitan yang mengakibatkan struktur tanah menjadi labil.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap tanah longsor dan bagi pemerintah daerah diharapkan selalu meningkatkan kapasitas terhadap bencana yang kerap terjadi didaerahnya masing-masing

Hal yang perlu dihindari.

Berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari tanah longsor.

1. Mendirikan bangunan diatas lereng yang rawan terhadap longsor

2. Mencetak kolam atau sawah irigasi diatas dan pada lereng yang rawan longsor

3. Melakukan penggalian disekitar kaki lereng yang rawan longsor

4. menebang pohon sembarangan pada lereng yang rawan longsor

5. Tinggal dibawah lereng rawan longsor

Hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor.

3 poin dibawah ini merupakan hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor diwilayah Anda.

1. Ketika terdengar suara gemuruh dari atas bukit, segeralah untuk menjauh dari lokasi, cari tempat aman. Sebab hal tersebut merupakan tanda akan terjadinya tanah longsor

2. Jangan panik dan tetap tenang. Evakuasi keluarga Anda ke tempat aman. Biasanya bagi mereka yang tinggal didaerah rawan longsor sudah diberikan jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri ketika terjadi tanah longsor.

3. Hal penting lainnya adalah dengan menghubungi instansi terkait untuk bis amemberikan bantuan evakuasi sebelum terjadinya longsor yang semakin memburuk

Upaya pencegahan untuk mengurangi dampak tanah longsor

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka pencegahan untuk mengurangi dampak terhadap tanah longsor, antara lain:

1. Kenali daerah tempat tinggal kita sehingga terdapat ciri-ciri daerah rawan longsor kita dapat menghindar.

2. Perbaiki tata air dan tata guna lahan daerah lereng.

3. tanami daerah lereng dengan tanaman yang sistem pengakarannya dalam (akar tunggang) atau pohon yang berdaun lebar.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Melepas Belenggu APBD: Strategi “Out of the Box” Membangun Muba Melalui Sinergi Non-Anggaran

Sun, 29 Mar 2026 06:31:16am

Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...

Merajut Kebersamaan di Hari Fitri, Halalbihalal FKKNP Perkuat Persaudaraan Warga Ngulak

Sun, 29 Mar 2026 01:09:29am

PALEMBANG — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto...

WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

Sat, 28 Mar 2026 01:11:07am

SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...

Lebaran Penuh Makna di Muba, Kepedulian Sosial Hingga Penguatan Sinergi 

Fri, 27 Mar 2026 01:13:02am

Membumi MUSI BANYUASIN- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lebih dari sekadar momentum keagamaan.  Di...

Wujudkan “Satu Data Ketenagakerjaan”, Disnakertrans Muba Sinkronisasi Data Pengangguran dan Perusahaan Secara Maraton

Thu, 26 Mar 2026 02:07:16pm

SEKAYU – Dalam upaya mempercepat pengetasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan penurunan angka pengangguran di Muba ,...

Baca Juga