Senin, 1 Juni 2026 - 07:09 WIB
banner ucapan Sekda revs

Warga Keluhkan Antrian Panjang Pada SPBU.

Kamis, 15 April 2021
386 views
0
IMG-20210415-WA0021

 

Kitamerahputih.com Merauke, 14 April 2021Terlihat puluhan kendaraan jenis roda dua dan roda empat yang mengantri BBM jenis Premium pada SPBU Janavetri yang terletak dijalan Noari. 

 

Hari ini Kamis Pukul 11.35 WIT hingga Pukul 13.15 WIT kendaraan roda empat maupun roda dua mengantri untuk melakukan pengisian BBM, khusus kendaraan roda empat terlihat antri hingga diluar area SPBU. 

Marselina selaku penanggung jawab menuturkan hal ini bukan karena kelangkaan, ini hanya kebetulan saja karena hampir semua antri BBM Jenis Premium, dalam pelaksanaannya saat ini kami berjumlah 5 orang terdiri atas  4 orang operator dan 1 orang Pengawas semuanya bekerja berdasarkan shif dan tidak ada masalah dalam pelayanan.

Menurut Marselina selaku Pengawas SPBU Janavetri penyebab antrian panjang pada siang ini disebabkan oleh SPBU lain yang tidak melayani BBM Jenis Premiun pada hari ini sehingga semuanya terfokus kesini.

Frengky salah satu warga  mengharapkan kalau bisa SPBU lain beroperasi juga sehingga kami tidak mengantri terlalu lama di satu SPBU seperti saat ini, waktu kami habis hanya untuk mengantri.

Secara terpisah Alfred Pasaribu selaku Pengelola menuturkan Masyarakat perlu tau bahwa SPBU itu terdiri atas Pompa, Mini dan yang paling tinggi adalah Reguler, semua SPBU juga dibagi berdasarkan Tipe. Saat ini di dalam Kota Merauke terdapat Lima SPBU yaitu SPBU Reguler antara lain Jalan Ahmad Yani, Jalan Para Komando dan Jalan Kuprik, SPBU yang ada di jalan Noari adalah SPBU Mini sedangkan yang kelima ada di Pantai Lampu Satu adalah SPBUN untuk Nelayan.

Ketika ditanya terkait antrian panjang yang terjadi pada SPBU tipe Mini di Jalan Noari, Alfred mengatakan hal ini bukan karena kelangkaaan BBM bisa saja BBM jenis Premium habis di SPBU lain atau bisa juga kendaraan yang antri kebetulan lewat daerah noari karena hampir kebanyakan yang mengantri adalah Angkutan Kota berwarna kuning, mereka ini merupakan trayek pada wilayah Noari.

 

Alfred menambahkan SPBU Mini dalam pelayanannya bergantung pada jumlah stok BBM yang diberikan sehingga selaku pengelola harus mampu melayani masyarakat setiap harinya berdasarkan kuota yang diberikan sehingga kebutuhan masyarakat dalam hal BBM dapat terpenuhi. Kami akan berusaha sebisa mungkin agar dalam pelayanannya masyarakat tidak beranggapan terjadi kelangkaan BBM, semuanya kami atur berdasarkan jadwal sehingga dapat melayani masyarakat banyak.

"Stok kami terbatas,  kami diwajibkan agar dapat mengola semua jenis BBM untuk melayani masyarakat selama satu bulan berjalan berdasarkan stok" tutup Alfred

Laporan, Frans Sabubun

1 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Markas Daerah Laskar Merah Putih Sumsel Tanda Tangani Kerjasama Dengan Bank Maspion Tbk

Fri, 18 Jun 2021 05:17:35am

  kitamerahputih.com Jumat, 18 Juni 2021 Palembang - Sumsel, Satu Lagi Langkah Maju yang di lakukan Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Daerah...

Perbakin Papua Kekurangan Juri, Segera Adakan “Penataran dan Sertifikasi Juri Licensi “C”

Thu, 17 Jun 2021 03:49:12pm

  kitamerahputih.com Kamis, 17 Juni 2021 Papua - Ketua  PERBAKIN Provinsi Papua, Jhony Banua Rouw mengatakan kepada "KITA MERAH PUTIH.com" pada...

Kutus – Kutus,membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat papua juga membantu ivent- ivent.

Thu, 17 Jun 2021 05:38:41am

Kutus - Kutus,membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat papua juga membantu ivent- ivent.Jayapura' Pantai Halltecamp kutus - kutus...

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menerima hasil kinerja Panitia Khusus (Pansus) Otonomi Khusus (Otsus) 

Wed, 16 Jun 2021 02:15:17pm

  Kitamerahputih.com Jhon NR Gobai selaku Ketua Kelompok Khusus DPR Papua mengatakan bahwa Undang-Undang (UU) tentang Otsus Papua pada tahun...

AKSI PEMALANGAN DI DEPAN POLRES MAPPI dan Kantor Bupati Mapi yang belum di lunasi

Wed, 16 Jun 2021 01:44:38pm

Kitamerahputih.com Hak Ulayat tanah di papua, Sangat lah riskan bagaimana insvertor dan pemerintah boleh menyikapi itu secara bijak URBANUS AGAWEMU...

Baca Juga