Senin, 15 Juni 2026 - 07:23 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Tokoh masyarakat Mahasiswa dan Ormas Gelar Aksi Damai Menolak Pernyataan Kemenag RI terkait Pembatasan Volume Azan

Selasa, 1 Maret 2022
216 views
0
IMG-20220301-WA0026
Kita Merah putih.com Kita Merah putih.com pernyataan Menteri Agama RI dalam sebuah tayangan video yang beredar di media sosial secara nasional baru baru ini, terkait dengan alasan pembatasan volume Azan menuai kontroversi dan menimbulkan gejolak khususnya agama Islam termasuk masyarakat kabupaten Musi Banyuasin, Mahasiswa beserta berbagai ormas mengelar Aksi Damai didepan Kantor kementerian Agama Musi Banyuasin,Senin(01/03/2022). Ada 10 perwakilan yang mewakilinya aspiras masyarakat diantaranya toko Masyarakat Dr Wandi Subroto. SH. MH,H. Dr Safaruddin. SH. MH Ormas Arianto. SE LIPER RI ,Satoto Waliun. SH LASKAR MERAH PUTIH ,ANDIP. SH LSM GEMPITA ,Ust Coy Alamsyah Bajigur,Endriadi. SH ,Azmi LSM Gerbak Sriwijaya, perwakilan organisasi Depi Irawan. SH Organisasi AWDI ,Mewakili Mahasiswa Doni BEM STIH Dihadapan kepala kementrian Agama Musi Banyuasin diwakili Kasubbag TU Kemenag Muba H. Akut Rizon,Ust Coy Alamsyah Menyampaikan Pernyataan tuntutan Aksi. Tuntutan Aksi : 1.Kami minta Menteri Agama RI Mencabut Pernyataannya bahwa Suara Azan Sama dengan Suara Anjing. 2.Kami minta Menteri Agama RI menyampaikan Permohonan Maaf kepada Seluruh Masyarakat dan Rakyat Indonesia atas Pernyataannya 3.Kami minta kepada Presiden RI Bapak Jokowi SEGERA Mencopot dan Mengganti Menteri Agama RI saat ini. 4.Umar mana dan siapa yang terganggu dengan suara Azan, jng jng anda Menteri Agama yang terganggu dengan suara Azan, 5.Meminta Presiden RI Copot Oknum2 Menteri yang suka bicara Ngaur, menyusahkan Rakyat Meminta Polri menindak tegas atas Dugaan Penistaan Agama Menteri Agama 6.Hentikan dan Hapus larangan dan bayak aturan thd Ust, Penceramah dan soal Sertifikasi para Ulama Ust Penceramah 7.Hentikan larangan larangan para Ulama untuk Zikir Akbar dan kegiatan2 Agama Diakhir membacakan tuntutan aksinya beliau menyampaikan kutipan Buya Hamka" Jika Diam Saat Agamamu Dihina, Gantilah Bajumu dengan Kain" Lanjutnya Sudah sewajarnya kami sebagai umat Islam terusik dengan pernyataan menteri Agama tersebut, tentunya kami berharap kepada kementerian agama kabupaten Musi Banyuasin dapat membantu menyampaikan aspirasi kami.ungkapnya Sementara itu tokoh masyarakat Musi Banyuasin Dr Wandi Subroto. SH. MH, Mengatakan Bahwa ini Aksi Damai ini merupakan rasa empati terhadap agama yang merasa di hina dengan ucapan yang kurang pantas dari seorang Mentri Agama yang seharusnya menjadi panutan masyarakat,untuk menjaga stabilitas serta menteri agama sudah seharusnya menarik ucapannya Serta meminta maaf kepada masyarakat khususnya Umat Islam yang sudah terluka akibat ucapan nya.ungkapnya H.Akut Rizon, Menyampaikan bawah tuntutan Aksi tersebut ,kami akan sampaikan kepada kementerian Agama Pusat
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Fri, 5 Jul 2019 10:19:36am

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...

Baca Juga