Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:12 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Terkait Menjamurnya Angkutan Minyak Keluar Muba, Duo Aktifis Angkat Bicara

Selasa, 12 September 2023
220 views
0
IMG-20230913-WA0007

kitamerahputih.com                                    Rabu,13 September 2023.

Musi Banyuasin - Sumsel, Meski ratusan pemberitaan di media khususnya di Sumatera Selatan, dengan menjamuŕnya mobil tangki mengangkut minyak keluar dari Muba, sepertinya tidak membuat efek jera para mafia minyak. Malah sebaliknya bertambah menjamur bahkan di siang bolongpun melintas keluar dari Muba.

ironisnya,  kegiatan para mafia tersebut lancar - lancar saja dan diduga aparat tutup mata. Padahal pemberitaan dari berbagai media itu adalah informasi sebagai laporan dan dapat menjadi acuan oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus adanya pelanggaran hukum. Dengan tidak adanya tindakan seperti ini tentu menjadi pertanyaan dari berbagai pihak.

Terkait kondisi tersebut, duet tokoh aktivis Musi Banyuasin mendatangi sekretariat PWI Muba Selasa, 12 September 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka tersebut bertujuan untuk melakukan dialog lansung dengan Ketua PWI Muba Kurnaidi. Aktivis yang akrab disapa Coy Alamsyah S.Ag M.Si dan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih merasa terpanggil dan angkat bicara.

Alamsyah yang akrab disapa ustadz Coy tersebut mengatakan upaya unsur pimpinan daerah dalam menyikapi persoalan ilegal rafinery sudah cukup baik. Hal ini tergambar dari sosialisasi melalui surat, baleho. Dan edukasi itu sudah dilakukan untuk tidak ada lagi masakan atau Refinery di dalam Kabupaten Musi Banyuasin.

Karena,  pemerintah sudah memiliki solusi melalui BUMD yaitu Petro Muba sebagai pintu keluar minyak hasil tambang masyarakat yang tujuannya agar minyak yang dikelola oleh masyarakat secara tradisional semua nya melalui satu pintu yaitu Petro Muba .

"Program ini tentunya dapat menambah Pendapatan Asli Daerah PAD dan dapat menguntungkan Daerah dan Negara sehingga tidak ada lagi kerugian bagi Negara dan fungsi kontrol, sementara Polisi wajib Proaktif jangan ada kesan pembiaran," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih menurut dia, dengan menjamuŕnya minyak  keluar dari Muba, tentunya perlu pengawasan agar tidak jauh melenceng dari undang-undang terkait seperti pertamina, SKK Migas atau unsur terkait lainnya.

"Karena  bukan tidak mungkin minyak-minyak yang ada di SPBU di oplos oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dari itu perlu dideteksi dengan menurunkan tim kelapangan, " katanya.

Lebih lanjut Totok mengatakan, terkait mobil tangki biru putih bertulisan Pertamina dan Minyak Solar Industry tentunya pihak Pertamina wajib mendata perusahaan tersebut dan dilaporkan kepihak terkait.

"Apakah memang semua mobil tangki tersebut terdaftar sebagai mitra Pertamina? nah ini sangat penting karena jika memang ada indikasi pengoplosan bahkan sampai ke SPBU tentunya yang paling dirugikan adalah masyarakat, " ujanya.

Ditempat yang sama ketua PWI Muba Kurnaidi  juga mengatakan,pihaknya sebagai organisasi pres wajib memantau semua pemberitaan dari berbagai media agar setiap pemberitaan memenuhi unsur kode etik  dan UU pers.

"Namun dengan berbagai media yang memberikan menjamuŕnya minyak hasil penyulingan yang diangkut keluar muba, sepertinya sampai saat tidak satupun pihak yang membantah atau mengklarifikasi dari pemberitaan tersebut, "singkat Kurnaidi.(*)

Terkait Menjamurnya Angkutan Minyak Keluar Muba, Duo Aktifis Angkat Bicara

kitamerahputih.com
Rabu,13 September 2023.

Musi Banyuasin - Sumsel, Meski ratusan pemberitaan di media khususnya di Sumatera Selatan, dengan menjamuŕnya mobil tangki mengangkut minyak keluar dari Muba, sepertinya tidak membuat efek jera para mafia minyak. Malah sebaliknya bertambah menjamur bahkan di siang bolongpun melintas keluar dari Muba.

ironisnya,  kegiatan para mafia tersebut lancar - lancar saja dan diduga aparat tutup mata. Padahal pemberitaan dari berbagai media itu adalah informasi sebagai laporan dan dapat menjadi acuan oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus adanya pelanggaran hukum. Dengan tidak adanya tindakan seperti ini tentu menjadi pertanyaan dari berbagai pihak.

Terkait kondisi tersebut, duet tokoh aktivis Musi Banyuasin mendatangi sekretariat PWI Muba Selasa, 12 September 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka tersebut bertujuan untuk melakukan dialog lansung dengan Ketua PWI Muba Kurnaidi. Aktivis yang akrab disapa Coy Alamsyah S.Ag M.Si dan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih merasa terpanggil dan angkat bicara.

Alamsyah yang akrab disapa ustadz Coy tersebut mengatakan upaya unsur pimpinan daerah dalam menyikapi persoalan ilegal rafinery sudah cukup baik. Hal ini tergambar dari sosialisasi melalui surat, baleho. Dan edukasi itu sudah dilakukan untuk tidak ada lagi masakan atau Refinery di dalam Kabupaten Musi Banyuasin.

Karena,  pemerintah sudah memiliki solusi melalui BUMD yaitu Petro Muba sebagai pintu keluar minyak hasil tambang masyarakat yang tujuannya agar minyak yang dikelola oleh masyarakat secara tradisional semua nya melalui satu pintu yaitu Petro Muba .

"Program ini tentunya dapat menambah Pendapatan Asli Daerah PAD dan dapat menguntungkan Daerah dan Negara sehingga tidak ada lagi kerugian bagi Negara dan fungsi kontrol, sementara Polisi wajib Proaktif jangan ada kesan pembiaran," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih menurut dia, dengan menjamuŕnya minyak  keluar dari Muba, tentunya perlu pengawasan agar tidak jauh melenceng dari undang-undang terkait seperti pertamina, SKK Migas atau unsur terkait lainnya.

"Karena  bukan tidak mungkin minyak-minyak yang ada di SPBU di oplos oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dari itu perlu dideteksi dengan menurunkan tim kelapangan, " katanya.

Lebih lanjut Totok mengatakan, terkait mobil tangki biru putih bertulisan Pertamina dan Minyak Solar Industry tentunya pihak Pertamina wajib mendata perusahaan tersebut dan dilaporkan kepihak terkait.

"Apakah memang semua mobil tangki tersebut terdaftar sebagai mitra Pertamina? nah ini sangat penting karena jika memang ada indikasi pengoplosan bahkan sampai ke SPBU tentunya yang paling dirugikan adalah masyarakat, " ujanya.

Ditempat yang sama ketua PWI Muba Kurnaidi  juga mengatakan,pihaknya sebagai organisasi pres wajib memantau semua pemberitaan dari berbagai media agar setiap pemberitaan memenuhi unsur kode etik  dan UU pers.

"Namun dengan berbagai media yang memberikan menjamuŕnya minyak hasil penyulingan yang diangkut keluar muba, sepertinya sampai saat tidak satupun pihak yang membantah atau mengklarifikasi dari pemberitaan tersebut, "singkat Kurnaidi.(*)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ormas Lmp Laskar Merah Putih Markas Cabang Kb Cianjur Bagikan 1000 Tajil di bulan Suci Ramadan Cianjur.

Wed, 5 May 2021 09:14:51pm

Kitamerahputih.com seluruh pengurus dan Anggota Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang kabupaten Cianjur adakan giat bakti Sosial pada hari Selasa...

Apel Gabungan Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramahan 1442 Hijriah

Wed, 5 May 2021 02:43:34pm

Danpomal Lantamal XI Merauke Letkol (PM) R. Gunawan yang didampingi Dandim 1707 Merauke dan Wakapolres Merauke Kompol Leonardo Yoga, SIK bertindak...

Salurkan 1.000 Paket Lebaran untuk Majelis Taklim An-Noerdin Sekayu

Wed, 5 May 2021 12:17:29pm

  SEKAYU, MUBA- Di bulan yang penuh berkah ini, DWP Muba bukan sekadar memberi, semangat berbagi tapi juga memperdalam iman. Bantuan dilakukan...

Musnahkan BB Narkoba, Bupati DRA : Paling Penting Bentengi Warga Muba

Wed, 5 May 2021 12:13:57pm

  SEKAYU- Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Polres Musi Banyuasin...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 12 Kasus Sembuh, 13 Positif dan 2 Meninggal Dunia

Wed, 5 May 2021 12:08:22pm

  SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (5/5/2021) mengkonfirmasi penambahan 12 kasus sembuh, 13 positif dan 2 meninggal...

Baca Juga