Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:47 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Terkait Jasa Relawan Penyebrangan Sementara Jembatan Perbatasan Penghubung Kediri-Tulungagung Yang Mau Dibangun Terjadi Polemik ,Ada Apa..???

Kamis, 2 Juni 2022
508 views
0
IMG-20220602-WA0035
Kitamerah putih.com Terkait dengan adanya Program Pembangunan Jembatan Penghubung Kediri - Tulungagung merupakan berita baik yang sangat ditunggu masyarakat kedua kabupaten ( Kediri- Tulungagung), Tapi pada saat Proses dimulai ternyata ada pengaduan beberapa kelompok masyarakat kepada Ormas LMP ( Laskar Merah Putih) Tulungagung yang diketuai Hendri Dwiyanto terkait beberapa relawan (masyarakat) yang merasa pengurus jembatan sementara dalam bagi tugas tidak adil dalam mengatur kelompok relawan yang menangani penyebrangan sementara bagian timur jembatan penghubung Kediri - Tulungagung yang akan dibangun. Dalam Pengaduannya kepada LMP Hendri menjelaskan , bahwa ada sekelompok orang yang ikut dalam tim yang menangani penyebrangan merasa pembagian tugas dan kebijakan sangat tidak adil,sebagian yang merasa sudah tua tua dikasih Shift malam tapi yang sebagian dikasih bagian siang dan tidak ada rolling/pergantian,sehingga yang mayoritas tua tua merasa dirugikan dan cenderung diskriminasi ," ungkap Hendri. Setelah menerima pengaduan sebagian kelompok masyarakat ini,kemudian Ketua LMP Tulungagung Mendatangi kantor Desa jeli dgn maksut menemui Kepala Desa Jeli untuk konfermasi , Setelah disampaikan semua unek-unek warganya dan membuat pengaduan ke LMP,Kepala desa menyatakan tidak ikut ikut terkait hal ini dan disarankan untuk menghubungi Kasun daerah tsb Selanjutnya Setelah kasun di telepon Kepala desa , kemudian kasun mendatangi sekretariat LMP di Jalan Raya jeli No 19 Karangrejo Tulungagung. Ketika dikonfermasi terkait hal ini penjelasan kasun terlihat ngambang dan tanpa solusi dan hal ini menjadi momentum yang sangat tidak baik, seorang yang mempunyai jabatan kasun seharusnya bisa membina dan menjadi teladan warga dalam mengambil suatu Keputusan/ Kebijakan yang Pro semua warga tanpa membeda bedakan,"ungkap Hendri. Dalam akhir wawancara Hendri menyampaikan ,".semoga terkait kasus/masalah ini bisa didengar oleh pengurus relawan penyebrangan bagian timur,dan mulai merubah kebijakan yang sekarang dirasa tidak adil oleh sebagian warga yang ikut dalam relawan penyebrangan dan situasi kembali menjadi kondusif,". (AM)
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pembayaran Gaji ke-13 ASN Menunggu Transfer DBH dari Pemerintah Pusat

Thu, 18 Jun 2026 08:35:48am

  MUSI BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) belum dapat merealisasikan pembayaran Gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil...

Geliat Politik Muba: Menguji Kelayakan Poros Gerindra-PDIP di Tengah Perlambatan Pembangunan

Thu, 18 Jun 2026 01:00:12am

Roda pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belakangan ini dinilai tengah menghadapi fase krusial.  Kelambatan serapan anggaran dan...

Program Unggulan Bupati Toha Targetkan Seluruh IKM Memiliki Sertifikat Halal 

Sat, 13 Jun 2026 12:45:48am

  SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui program fasilitasi...

Pemkab Muba Bersama BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel dan BPJS Kesehatan Palembang 

Sat, 13 Jun 2026 12:42:06am

PALEMBANG, 12 Juni 2026 – Melengkapi momentum bersejarah peluncuran Gerakan Gotong Royong Perlindungan Pekerja Rentan Pemerintah Kabupaten Musi...

Mengembalikan Senyum Pengguna Jalan: Kisah di Balik Sinergi Petugas Menata Wajah Perparkiran Kota Tulungagung

Wed, 10 Jun 2026 05:42:08am

TULUNGAGUNG – Jalanan kota yang tertib bukan sekadar tentang barisan kendaraan yang rapi, melainkan tentang ruang publik yang memanusiakan setiap...

Baca Juga