Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:40 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Terkait Jasa Relawan Penyebrangan Sementara Jembatan Perbatasan Penghubung Kediri-Tulungagung Yang Mau Dibangun Terjadi Polemik ,Ada Apa..???

Kamis, 2 Juni 2022
508 views
0
IMG-20220602-WA0035
Kitamerah putih.com Terkait dengan adanya Program Pembangunan Jembatan Penghubung Kediri - Tulungagung merupakan berita baik yang sangat ditunggu masyarakat kedua kabupaten ( Kediri- Tulungagung), Tapi pada saat Proses dimulai ternyata ada pengaduan beberapa kelompok masyarakat kepada Ormas LMP ( Laskar Merah Putih) Tulungagung yang diketuai Hendri Dwiyanto terkait beberapa relawan (masyarakat) yang merasa pengurus jembatan sementara dalam bagi tugas tidak adil dalam mengatur kelompok relawan yang menangani penyebrangan sementara bagian timur jembatan penghubung Kediri - Tulungagung yang akan dibangun. Dalam Pengaduannya kepada LMP Hendri menjelaskan , bahwa ada sekelompok orang yang ikut dalam tim yang menangani penyebrangan merasa pembagian tugas dan kebijakan sangat tidak adil,sebagian yang merasa sudah tua tua dikasih Shift malam tapi yang sebagian dikasih bagian siang dan tidak ada rolling/pergantian,sehingga yang mayoritas tua tua merasa dirugikan dan cenderung diskriminasi ," ungkap Hendri. Setelah menerima pengaduan sebagian kelompok masyarakat ini,kemudian Ketua LMP Tulungagung Mendatangi kantor Desa jeli dgn maksut menemui Kepala Desa Jeli untuk konfermasi , Setelah disampaikan semua unek-unek warganya dan membuat pengaduan ke LMP,Kepala desa menyatakan tidak ikut ikut terkait hal ini dan disarankan untuk menghubungi Kasun daerah tsb Selanjutnya Setelah kasun di telepon Kepala desa , kemudian kasun mendatangi sekretariat LMP di Jalan Raya jeli No 19 Karangrejo Tulungagung. Ketika dikonfermasi terkait hal ini penjelasan kasun terlihat ngambang dan tanpa solusi dan hal ini menjadi momentum yang sangat tidak baik, seorang yang mempunyai jabatan kasun seharusnya bisa membina dan menjadi teladan warga dalam mengambil suatu Keputusan/ Kebijakan yang Pro semua warga tanpa membeda bedakan,"ungkap Hendri. Dalam akhir wawancara Hendri menyampaikan ,".semoga terkait kasus/masalah ini bisa didengar oleh pengurus relawan penyebrangan bagian timur,dan mulai merubah kebijakan yang sekarang dirasa tidak adil oleh sebagian warga yang ikut dalam relawan penyebrangan dan situasi kembali menjadi kondusif,". (AM)
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Baca Juga