Senin, 12 Oktober 2026 - 06:11 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Terkait Jasa Relawan Penyebrangan Sementara Jembatan Perbatasan Penghubung Kediri-Tulungagung Yang Mau Dibangun Terjadi Polemik ,Ada Apa..???

Kamis, 2 Juni 2022
513 views
0
IMG-20220602-WA0035
Kitamerah putih.com Terkait dengan adanya Program Pembangunan Jembatan Penghubung Kediri - Tulungagung merupakan berita baik yang sangat ditunggu masyarakat kedua kabupaten ( Kediri- Tulungagung), Tapi pada saat Proses dimulai ternyata ada pengaduan beberapa kelompok masyarakat kepada Ormas LMP ( Laskar Merah Putih) Tulungagung yang diketuai Hendri Dwiyanto terkait beberapa relawan (masyarakat) yang merasa pengurus jembatan sementara dalam bagi tugas tidak adil dalam mengatur kelompok relawan yang menangani penyebrangan sementara bagian timur jembatan penghubung Kediri - Tulungagung yang akan dibangun. Dalam Pengaduannya kepada LMP Hendri menjelaskan , bahwa ada sekelompok orang yang ikut dalam tim yang menangani penyebrangan merasa pembagian tugas dan kebijakan sangat tidak adil,sebagian yang merasa sudah tua tua dikasih Shift malam tapi yang sebagian dikasih bagian siang dan tidak ada rolling/pergantian,sehingga yang mayoritas tua tua merasa dirugikan dan cenderung diskriminasi ," ungkap Hendri. Setelah menerima pengaduan sebagian kelompok masyarakat ini,kemudian Ketua LMP Tulungagung Mendatangi kantor Desa jeli dgn maksut menemui Kepala Desa Jeli untuk konfermasi , Setelah disampaikan semua unek-unek warganya dan membuat pengaduan ke LMP,Kepala desa menyatakan tidak ikut ikut terkait hal ini dan disarankan untuk menghubungi Kasun daerah tsb Selanjutnya Setelah kasun di telepon Kepala desa , kemudian kasun mendatangi sekretariat LMP di Jalan Raya jeli No 19 Karangrejo Tulungagung. Ketika dikonfermasi terkait hal ini penjelasan kasun terlihat ngambang dan tanpa solusi dan hal ini menjadi momentum yang sangat tidak baik, seorang yang mempunyai jabatan kasun seharusnya bisa membina dan menjadi teladan warga dalam mengambil suatu Keputusan/ Kebijakan yang Pro semua warga tanpa membeda bedakan,"ungkap Hendri. Dalam akhir wawancara Hendri menyampaikan ,".semoga terkait kasus/masalah ini bisa didengar oleh pengurus relawan penyebrangan bagian timur,dan mulai merubah kebijakan yang sekarang dirasa tidak adil oleh sebagian warga yang ikut dalam relawan penyebrangan dan situasi kembali menjadi kondusif,". (AM)
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Sukses pemilu 2024, Partai Berkarya targetkan meraup suara minimal 5 persen.

Wed, 7 Apr 2021 11:18:03am

  Kitamerahputih.com Rabu 7 April 2024 Jakarta, Partai Berkarya (Beringin Karya) Targetkan meraup suara minimal 5 persen pada Pemilu 2024....

Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Hadiri Rakerda X Tahun 2021

Wed, 7 Apr 2021 07:58:14am

PALEMBANG- Capaian Kabupaten Muba melalui TP PKK Muba yang dipimpin Thia Yufada Dodi Reza dalam pencegahan stunting diapresiasi banyak pihak....

Pasar Murah bagi Warga Prasejahtera dan Terdampak COVID-19

Tue, 6 Apr 2021 08:02:26am

Musi Banyuasin,- Menyambut Ramadhan 1442 H yang sebentar lagi akan tiba, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelontorkan program subsidi Sembako...

Damai, Roda Dua milik anggota Laskar Merah Putih dikembalikan

Mon, 5 Apr 2021 12:53:28pm

  Kitamerahputih.com5 April 2021 Kota Probolinggo. Belasan anggota Laskar Merah Putih datangi Kantor FIF di Jalan Panglima Sudirman...

Partai Berkarya Targetkan Elektabilitas Naik 2% Per Tahun

Mon, 5 Apr 2021 12:45:34pm

  Kitamerahputih.com 5 April 2021Jakarta, Partai Berkarya Targetkan Elektabilitas Naik 2% Per Tahun Saiful Mujani Research and Consulting...

Baca Juga