Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:37 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Solusi Jangka Pendek “Muba Usulkan Komdigi Anggarkan Internet Satelit Starlink Tutup Celah Blankspot Di Indonesia.”

Kamis, 15 Mei 2025
184 views
0
10

 

Jakarta – Pemkab Musi Banyuasin di bawah komando Bupati H. M. Toha dan Wabup Rohman terus berupaya mengatasi keterisolasian digital di wilayah desa yang mengalami blankspot.

Pada Kamis, 15 Mei 2025, Pemkab Muba berpartisipasi dalam Rapat Usulan Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Jakarta. Pemkab Muba mengusulkan agar Komdigi segera menuntaskan 72 titik blankspot yang masih tersebar di 56 desa.

Rapat Pembahasan Usulan Pembangunan BTS

Rapat ini dipimpin oleh Koordinator Tim Akselerasi Infrastruktur Mobile Broadband, Fajar Prasanti, bersama anggota tim Adlin Dwi Jaya dan Apito. Pemkab Muba diwakili oleh Kepala Diskominfo Herryandi Sinulingga dan tim teknis.

Fajar Prasanti menyampaikan bahwa cakupan sinyal 4G nasional telah mencapai 97,45%, dengan target peningkatan menjadi 98% pada 2029. Pengusulan pembangunan BTS dilakukan melalui sistem berbasis web di laman signal.komdigi.go.id, di mana pemerintah daerah diminta menginput data teknis yang akurat.

Upaya Pemkab Muba

Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga, menanggapi serius upaya ini, mengingat masih terdapat 56 desa dengan 72 titik blankspot. Langkah ini melanjutkan upaya sebelumnya dalam mengatasi keterbatasan akses telekomunikasi.

Diskominfo Muba telah berkoordinasi dengan operator seluler dan Kemenkominfo untuk memastikan keberlanjutan pembangunan BTS di daerah terpencil. Data blankspot yang telah disampaikan juga mencakup jumlah penduduk dan data pendukung lainnya.

Usulan Solusi Jangka Pendek

Herryandi Sinulingga juga mengusulkan kepada Menteri Komdigi kiranya dapat menganggarkan penggunaan internet satelit Starlink sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi keterbatasan anggaran dalam pembangunan Menara BTS adi wilayah Desa Desa Blankspot di Indonesia.

Komdigi dapat bekerja sama dengan pihak Starlink, diharapkan dapat membantu menyediakan akses internet satelit di desa blankspot, dengan pengelolaan oleh desa melalui BUMDes atau karang taruna.

“Kami berharap usulan ini bisa menjadi perhatian untuk memberikan solusi jangka pendek atau menengah sebelum negara hadir secara penuh dalam pelayanan internet melalui BTS/secara konvensional oleh pihak provider atau BAKTI karena biayanya operasionalnya sangat tinggi baik ,” tambah Sinulingga.

Penutup

Dengan terwujudnya Muba bebas blankspot, diharapkan pula tercipta Muba Maju Lebih Cepat dan terhubung pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

HUT ke-56 Golkar: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang

Mon, 19 Oct 2020 03:18:26am

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Mon, 19 Oct 2020 03:17:15am

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...

Layanan Kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi Raih Penghargaan Kemenkes

Mon, 19 Oct 2020 03:12:38am

Liputan6.com, Banyuwangi Program kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Program pemberian terapi...

Mitos Kesehatan Sepekan: Masker Picu Keracunan hingga Kedelai Sebabkan Parkinson

Mon, 19 Oct 2020 03:09:29am

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa kabar hoaks masih terus bermunculan di media sosial. Tak terkecuali hoaks dan mitos seputar kesehatan. Satu di...

Baca Juga