Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:30 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Progres capai 57,45 persen, gangguan tabrakan tongkang kembali jadi perhatian dalam rapat evaluasi lintas pihak

Kamis, 16 April 2026
50 views
0
674964972_1723908448600417_6541734380073400214_n

PALEMBANG, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mempercepat langkah penyelesaian revitalisasi Jembatan P.6 di Kecamatan Lalan, menyusul berbagai kendala di lapangan yang berdampak pada kelangsungan proyek strategis tersebut.

Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen memimpin langsung Rapat Evaluasi dan Penyampaian Progres Pelaksanaan Revitalisasi Jembatan P.6 Lalan yang digelar di Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Kamis (16/4/2026). Rapat ini melibatkan unsur pemerintah provinsi, perangkat daerah, pelaksana proyek, hingga perwakilan masyarakat.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumatera Selatan Dr Apriyadi MSi, Asisten II Setda Muba Alva Elan SST MPSDA,Plt Kepala Dinas Perhubungan Muba M Hatta SE MM, Kabag Hukum Setda Muba Yunita SH MH, Camat Lalan Jamian SPd MSi, KSO PT Ciawenindo Mitra Perkasa Bagus, dari Manajemen Konstruksi PT Dkonsindo Budi Rusaldi S, serta perwakilan Dishub Provinsi Sumsel, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Palembang serta perwakilan masyarakat. 

Dalam arahannya, Wakil Bupati Muba menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak dalam upaya percepatan pembangunan jembatan yang dinilai sangat vital bagi aktivitas masyarakat.

Ia mengingatkan, ambruknya Jembatan P.6 akibat ditabrak tongkang pengangkut batu bara pada 12 Agustus 2024 telah menjadi perhatian luas, bahkan hingga tingkat nasional. Kondisi tersebut memicu keresahan, mengingat fungsi jembatan sebagai jalur utama mobilitas dan penggerak ekonomi warga.

“Jembatan ini sangat vital. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Karena itu kami berharap proses pembangunannya bisa benar-benar dipercepat,” ujarnya.

Wakil Bupati juga meminta pihak kontraktor bekerja secara optimal, sekaligus menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pelaksanaan proyek. Ia berharap agar segera dilakukan rapat lanjutan untuk memfinalisasi skema terbaik, terutama setelah insiden tabrakan kembali terjadi di lokasi pembangunan.

“Perlu ada keputusan final terkait opsi pekerjaan yang aman. Kita tidak ingin kejadian serupa terus berulang,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Pemprov Sumatera Selatan, Dr Apriyadi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mengawal pembangunan jembatan tersebut. Ia menyoroti tingginya resiko di area proyek, terutama pada bentang sungai yang rawan dilintasi kapal tongkang.

“Hari ini kita membahas skenario kelanjutan pembangunan. Pada posisi bentang sungai sekitar 80 meter pada area pembangunan jembatan ini saja sudah tiga kali terjadi tabrakan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Apriyadi. 

Sementara itu, pihak pelaksana dari KSO PT Ciawenindo Mitra Perkasa Bagus memaparkan capaian progres proyek hingga minggu ke-36 (periode 6–12 April 2026). Secara keseluruhan, realisasi pekerjaan mencapai 57,45 persen dari rencana 57,57 persen, dengan deviasi tipis minus 0,13 persen. Rincian progres meliputi engineering sebesar 10,44 persen, procurement 37,65 persen, dan construction 9,36 persen.

Adapun pekerjaan yang tengah berjalan antara lain fabrikasi baja di workshop, pembesian pilecap, perkuatan platform, pemasangan tulangan, hingga pekerjaan administrasi akibat gangguan di lapangan.

Pihak kontraktor juga melaporkan insiden terbaru pada 5 April 2026, ketika Tugboat Paris 22 menabrak pipa shoring di titik P1. Akibatnya, salah satu pipa roboh dan lainnya mengalami kemiringan dengan pergeseran sekitar 2,53 meter.

Selain itu, kondisi pasang air sungai masih menjadi kendala utama, baik saat ini maupun dalam proyeksi ke depan.

Rapat tersebut juga membahas tahapan lanjutan proyek hingga target penyelesaian, dengan harapan adanya keputusan yang lebih matang guna memastikan pembangunan berjalan lancar, aman, dan sesuai jadwal target.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

DPRD Muba Gelar Rapat Paripurna, Bahas LKPJ Bupati Muba Tahun Anggaran 2025

Mon, 30 Mar 2026 01:07:48am

SEKAYU- Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-4 dalam rangka, Penyampaian Laporan Panitia – Panitia Khusus Kepada Pimpinan DPRD Kabupaten...

Melepas Belenggu APBD: Strategi “Out of the Box” Membangun Muba Melalui Sinergi Non-Anggaran

Sun, 29 Mar 2026 06:31:16am

Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...

Merajut Kebersamaan di Hari Fitri, Halalbihalal FKKNP Perkuat Persaudaraan Warga Ngulak

Sun, 29 Mar 2026 01:09:29am

PALEMBANG — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto...

WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

Sat, 28 Mar 2026 01:11:07am

SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...

Lebaran Penuh Makna di Muba, Kepedulian Sosial Hingga Penguatan Sinergi 

Fri, 27 Mar 2026 01:13:02am

Membumi MUSI BANYUASIN- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lebih dari sekadar momentum keagamaan.  Di...

Baca Juga