Selasa, 23 Juni 2026 - 03:03 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Permasalahan PT Freeport Dan Keluarga SAMBERI

Senin, 12 April 2021
1,097 views
0
IMG-20210412-WA0019

 

 Kita merah-putih.com  Pemerintah Indonesia tidak mampu ambil Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan secara gratis, berdasarkan Undang-undang Minerba. Malah Pemerintah Indonesia beli Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan melalui BUMN Inalum. Yang lebih parahnya lagi, sudah dibayar Saham 51% ke PT Freeport McMoRan, namun hingga saat ini.

PT. Freeport McMoRan tidak berikan uang Saham 51% kepada Pemerintah Indonesia. Apa sebab Pemerintah Indonesia tidak mampu dan tidak berani melawan PT. Freeport McMoRan yang secara nyata selama 58 tahun tidak patuhi Undang-undang Minerba, dan tidak perduli dengan semua aturan hukum di Republik Indonesia. Jawabannya adalah 

1). Kontrak Karya Pertama PT. Freeport McMoRan ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi selama 30 tahun (1967-1997).

2). Status Politik Papua Barat didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi hanya selama 30 tahun (1967-1997).

Ini solusinya penyelesaian masalah Papua Barat, berdasarkan Dokumen Sejarah Papua Barat yang sebenarnya

The Indonesian government is unable to take 51% shares from PT.  Freeport McMoRan for free, based on the Minerba Law.  In fact, the Indonesian government bought 51% shares from PT.  Freeport McMoRan through BUMN Inalum.  To make matters worse, 51% shares have been paid to PT Freeport McMoRan, but until now.  PT.  Freeport McMoRan did not give 51% share money to the Indonesian government.  What is the reason for the Indonesian government being unable and not brave to oppose PT.  Freeport McMoRan which for 58 years has not obeyed the Minerba Law, and does not care about all legal regulations in the Republic of Indonesia.  The answer is

 1).  First Contract of Work of PT.  Freeport McMoRan signed by Mr. Stefanus Samberi for 30 years (1967-1997).

 2).  The political status of West Papua within the Unitary State of the Republic of Indonesia was signed by Mr. Stefanus Samberi for only 30 years (1967-1997).

 This is the solution for solving the West Papua problem, based on the actual historical documents of West Papua 

pernyataan sikap dengan pembuktian lengkap di kami,tutur jacky papua sebagai perwakilan keluarga SAMBERI

 

Penulis : Samberi

Red Audry Latumahina

 

3.9 8 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Mulai hari ini Rabu 35 Ribu Warga di Muba Dapat Beras Gratis

Wed, 13 Sep 2023 08:02:32am

  MUBA- Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras dari Pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Muba mulai Rabu (13/9/2023) disalurkan kepada...

Terkait Menjamurnya Angkutan Minyak Keluar Muba, Duo Aktifis Angkat Bicara

Tue, 12 Sep 2023 11:51:24pm

kitamerahputih.com                                    Rabu,13 September 2023. Musi Banyuasin - Sumsel, Meski ratusan pemberitaan...

Bekali Caleg Pemilu 2024, Partai Hanura Muba Targetkan Kursi Pimpinan

Tue, 12 Sep 2023 12:15:56pm

kitamerahputih.com                                      Selasa, 12 September 2023. Sekayu Muba-Sumsel, Partai Hanura Muba...

Tahun 2024, ini Harapan SUMARNI Ketua Ormas Perempuan S4 dan Laskar Merah Putih (LMP) kepada Pemkab Muba

Tue, 12 Sep 2023 12:05:10pm

kitamerahputih.com.                                      Selasa, 12 September 2023. Sekayu Muba - Sumsel, Meskipun Rancangan KUA...

Ratusan Atlet Muba Siap Berlaga di Ajang Porprov dan Peparprov di Laha

Tue, 12 Sep 2023 07:59:15am

  MUBA- Ratusan atlet asal Muba siap berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XIV Kabupaten Musi Banyuasin di Kabupaten Lahat dan...

Baca Juga