Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan
SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui pembaruan kerja sama dengan Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Sekayu, alokasi dana subsidi pengendalian inflasi tahun ini melonjak drastis menjadi Rp240 juta.

Penyerahan dokumen kerja sama (MoU) tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Muba, Senin (30/3/2026). Dokumen diterima langsung oleh Asisten II Setda Muba, Alva Elan, SST., MPSDA., dari Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Sekayu, Irwan Antony S.
Peningkatan Anggaran dan Perluasan Jangkauan
PPS Dirut. Bank Sumsel Babel Marzuki melalui Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Irwan Antony menjelaskan bahwa dukungan finansial BSB tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu bantuan sebesar Rp120 juta hanya difokuskan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperin), tahun ini skemanya diperluas demi dampak yang lebih merata di tambahkan dengan dinas Ketahanan pangan

"Tahun ini total dana yang digelontorkan mencapai Rp240 juta. Dana tersebut dibagi rata, yakni Rp120 juta untuk Dinas Dagperin dan Rp120 juta untuk Dinas Ketahanan Pangan. Kami berharap jangkauan pasar murah dan stabilitas harga pangan di Muba semakin kuat," ujar Irwan.

Dukungan ini diimplementasikan dalam bentuk subsidi langsung sebesar Rp10.000 per paket sembako. Dengan skema ini, masyarakat cukup membayar harga paket yang telah dipotong subsidi, sehingga beban belanja rumah tangga menjadi jauh lebih ringan.
Komitmen Menjaga Daya Beli Masyarakat
Asisten II Setda Muba, Alva Elan, mengapresiasi peningkatan kontribusi BSB yang dinilai sangat strategis dalam memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi tahun 2026.
“Kerja sama ini memberikan dampak instan. Masyarakat terbantu dengan potongan harga sepuluh ribu rupiah per paketnya. Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi pemerintah dan perbankan adalah instrumen efektif dalam mengendalikan inflasi daerah,” tutur Alva.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya bahwa selain menghasilkan deviden, kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama perusahaan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Dagperin Muba Hendra Tris Tomy, SSTP., MEC.DEV., Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Apriadi Aziz, S.Sos., M.Si., Kabag Kerjasama Daerah Irfan, S.H., M.Si., dan Kabag Perekonomian Adi Monopo, M.Pd. Melalui kolaborasi ini, Pemkab Muba optimis angka inflasi daerah tetap terkendali melalui rangkaian Program Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar yang akan segera dilaksanakan.
Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...
SEKAYU – Dalam upaya mempercepat pengetasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan penurunan angka pengangguran di Muba ,...
MUBA – Nama Candra Saputra Lesmana bukanlah sosok asing dalam jagat olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dengan rekam jejak lebih dari 15...
Memasuki puncak arus balik lebaran, suasana lalu lintas di jalan lintas Timur (Jalintim) Muba terpantau aman dan lancar. Sejumlah kendaraan baik dari...
SEKAYU, MUBA – Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Cabang 23 Musi Banyuasin kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan 450 paket...