Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:14 WIB
banner ucapan Sekda revs

Perkuat Ekonomi Muba, Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp240 Juta untuk Subsidi Paket Sembako

Senin, 30 Maret 2026
193 views
0
IMG-20260330-WA0017

Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan

SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui pembaruan kerja sama dengan Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Sekayu, alokasi dana subsidi pengendalian inflasi tahun ini melonjak drastis menjadi Rp240 juta.

Penyerahan dokumen kerja sama (MoU) tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Muba, Senin (30/3/2026). Dokumen diterima langsung oleh Asisten II Setda Muba, Alva Elan, SST., MPSDA., dari Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Sekayu, Irwan Antony S.

Peningkatan Anggaran dan Perluasan Jangkauan

PPS Dirut. Bank Sumsel Babel Marzuki melalui Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Irwan Antony menjelaskan bahwa dukungan finansial BSB tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu bantuan sebesar Rp120 juta hanya difokuskan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperin), tahun ini skemanya diperluas demi dampak yang lebih merata di tambahkan dengan dinas Ketahanan pangan 

"Tahun ini total dana yang digelontorkan mencapai Rp240 juta. Dana tersebut dibagi rata, yakni Rp120 juta untuk Dinas Dagperin dan Rp120 juta untuk Dinas Ketahanan Pangan. Kami berharap jangkauan pasar murah dan stabilitas harga pangan di Muba semakin kuat," ujar Irwan.

Dukungan ini diimplementasikan dalam bentuk subsidi langsung sebesar Rp10.000 per paket sembako. Dengan skema ini, masyarakat cukup membayar harga paket yang telah dipotong subsidi, sehingga beban belanja rumah tangga menjadi jauh lebih ringan.

Komitmen Menjaga Daya Beli Masyarakat

Asisten II Setda Muba, Alva Elan, mengapresiasi peningkatan kontribusi BSB yang dinilai sangat strategis dalam memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi tahun 2026.

“Kerja sama ini memberikan dampak instan. Masyarakat terbantu dengan potongan harga sepuluh ribu rupiah per paketnya. Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi pemerintah dan perbankan adalah instrumen efektif dalam mengendalikan inflasi daerah,” tutur Alva.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya bahwa selain menghasilkan deviden, kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama perusahaan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Dagperin Muba Hendra Tris Tomy, SSTP., MEC.DEV., Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Apriadi Aziz, S.Sos., M.Si., Kabag Kerjasama Daerah Irfan, S.H., M.Si., dan Kabag Perekonomian Adi Monopo, M.Pd. Melalui kolaborasi ini, Pemkab Muba optimis angka inflasi daerah tetap terkendali melalui rangkaian Program Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar yang akan segera dilaksanakan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kapolri Perintahkan Tak Ada Demo dan Opini Medsos Penolak UU Ciptaker

Mon, 19 Oct 2020 03:38:32am

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...

Satu Dekade Kabupaten Jepara Sabet Opini WTP Berturut-turut

Mon, 19 Oct 2020 03:37:16am

JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...

Buleleng Kembali Kantongi Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:36:05am

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...

Pemkab Demak Kembali Raih Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:34:37am

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

Baca Juga