Minggu, 5 Juli 2026 - 02:10 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Pemkab Muba Kirim 7 Peserta Untuk Mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator

Jumat, 3 Mei 2024
63 views
0
IMG-20240504-WA0009-1536x864

PALEMBANG- Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I dan Angkatan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024, di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan telah dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni, Jum'at (3/5/2024) di Aula Putri Kembang Dadar Gedung BPSDMD Prov Sumsel.

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I dan Angkatan II dengan pola Sistem Blended Learning ini memadukan gaya belajar tatap muka dan pembelajaran mandiri ini diikuti sebanyak 80 peserta kabupaten kota di Sumsel. Masa pembelajarannya di mulai sejak tanggal 18 Maret 2024 - 26 Juli 2024.

Dalam kegiatan pelatihan ini, pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengirim utusan sebanyak 7 peserta mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I dan Angkatan II yang berlangsung selama ± 4 bulan.

"Wujud dari pengembangan SDM pegawai tentu Pemkab Muba sangat mendukung kegiatan pelatihan seperti ini untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, integritas, kapasitas bagi ASN Muso Banyuasin yang profesional dalam mengemban jabatannya ,"tutur Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi.

Sementara, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni didampingi jajarannya dalam sambutannya
mengatakan, bahwasanya secara substansional, Pelatihan Kepemimpinan Administrator merupakan proses transformasi dalam rangka meningkatkan Kompetensi, Kapasitas dan Kapabilitas serta Aspek Kepemimpinan (Leadership) dan Manajerial yang merupakan jabatan yang sangat strategis dalam meningkatkan bahkan mendongkrak kerja organisasi dengan melaksanakan fungsi-fungsi Leadership dan Manajerialnya, sehingga sosok yang dihasilkan akan memiliki kompetensi yaitu Manajerial, Teknis, Sosio-kultural dan Pemerintahan.

"Untuk itu, melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator ini diharapkan akan melahirkan kepemimpinan yang berwawasan nasional dan juga mampu menjabarkan misi dan strategi instansi dalam bentuk program dan mengimplementasikannya dalam bentuk kegiatan di instansinya masing-masing, serta mampu mensinergikan seluruh Stakeholder Strategic untuk melaksanakan semua kebijakan ke arah yang lebih baik dalam rangka menciptakan pelayanan prima sebagai salah satu arah perubahan dalam percepatan Reformasi Birokrasi,"ungkapnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Baca Juga