Jumat, 1 Mei 2026 - 10:01 WIB
banner ucapan Sekda revs

Optimalkan PAD Sampah, DLH Gandeng Bank Sumsel Babel Hadirkan Pembayaran QRIS

Jumat, 13 Februari 2026
140 views
0
IMG20260212171357

SEKAYU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen melakukan inovasi dalam pengelolaan dan retribusi sampah. Salah satu langkah konkret yang akan diluncurkan tahun ini adalah digitalisasi sistem pembayaran retribusi sampah dengan menggandeng Bank Sumsel Babel menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). 

Hal tersebut disampaikan Oktarizal S.E Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony.S

kolaborasi melalui digitalisasi ini bertujuan untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi sampah, yang tahun ini ditargetkan mencapai Rp 2 Miliar. (Sebelumnya 1.2M).

Tahun ini dalam waktu dekat kita bersama Bank Sumsel Babel akan luncur Pembayaran retribusi mengunakan Qris sehingga Retribusi sampah menjadi lebih transparan, akuntabel, dan memudahkan masyarakat dan PAD dapat di maksimalkan tercapai, hal ini adalah bagian dari transformasi digital guna menangkal kebocoran penerimaan Pembayaran Retribusi," ujar Kadis DLH.

DLH juga menegaskan akan memaksimalkan tata kelola sampah dari hulu ke hilir. Sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah organik yang lebih efisien.

Tidak hanya itu DLH Bukan Hanya ada terobosan tata kelola sampah yang ramah lingkungan dalam waktu dekat juga akan memaksimalkan budidaya maggot (larva Black Soldier Fly) bagian kelola sampah bernilai ekonomis, 

Terakhir kita juga akan MOU dengan SPPG untuk tata kelola sampah.

Semoga program yang kami akan wujudkan tidak hanya memperbaiki sistem Retribusi sampai, mendukung peningkatan PAD kabupaten Muba terwujud Demi mendukung terwujudnya Muba maju lebih cepat" pungkasnya

Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony.S menyatakan dukungan penuhnya terhadap program pemerintah daerah ini. 

Bahkan apresiasi untuk Penggunaan QRIS sistem pembayaran retribusi, untuk mempermudah masyarakat membayar iuran sampah kapan saja dan di mana saja, yang secara langsung akan mendongkrak PAD.

Selain digitalisasi pembayaran, kedepan apapun program pemerintah kami siap dukung, apalagi untuk kemajuan Muba ujarnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Baca Juga