SEKAYU, 15 Januari 2026 – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menorehkan prestasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor energi.

Di bawah kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Muba, daerah ini berhasil mendapatkan kuota peserta terbanyak secara nasional untuk program Pelatihan Masyarakat di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu tahun 2026.

Wakil Bupati Muba, Abdul Rohman Husein, memberikan pesan mendalam kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya.
Ia menekankan bahwa ilmu yang didapat nantinya akan menjadi modal berharga bagi pembangunan daerah.

"Belajarlah dengan tekun dan manfaatkan kesempatan ini. Nantinya ilmu tersebut harus diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin. Saya sangat yakin putra Muba mampu bersaing secara profesional, baik dalam dunia kerja maupun dunia bisnis.

Anda semua merupakan cikal-bakal pelatih dan ahli di masa depan," tegas Wakil Bupati.
Akomodasi Penuh dari Dana APBN Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, Herryandi Sinulingga, AP, merinci bahwa seluruh biaya keberangkatan, akomodasi di Wisma Widya Patra III, biaya pelatihan, hingga konsumsi selama pendidikan ditanggung sepenuhnya oleh PPSDM Migas melalui dana APBN 2026.
"Peserta dijadwalkan berangkat pada 18 Januari 2026 melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Kami bangga Muba mendapatkan kepercayaan kuota terbesar. Kami berharap tahun-tahun mendatang kuota dari APBN ini tetap konsisten atau bahkan bertambah," ungkap Sinulingga.
Dominasi Muba di Tingkat Nasional
Berdasarkan pengumuman resmi nomor B-53/DL.10/BPM/2026, Muba mengungguli daerah-daerah penghasil migas lainnya di Indonesia dalam perolehan kuota:
Kabupaten Musi Banyuasin: 15 Orang
Kabupaten Bojonegoro: 14 Orang
Kabupaten Blora: 10 Orang
Kabupaten Tuban: 9 Orang
(Daerah lain seperti Balikpapan, Gresik, dan Muara Enim masing-masing 5 orang).
Rincian Keahlian dan Disiplin Pelatihan
Sebanyak 15 peserta asal Muba akan difokuskan pada tiga bidang keahlian strategis, yakni:
K3 Migas Tingkat Operator (Batch-1): 5 Peserta.
Juru Las (Welding) Batch-1: 5 Peserta.
Scaffolding Tingkat Operator Dasar (Batch-1): 5 Peserta.
Pelatihan akan dibuka secara resmi pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 09.00 WIB di Aula PPSDM Migas, Cepu. Sinulingga mengingatkan para peserta untuk menjaga disiplin tinggi, termasuk aturan seragam dan kerapian fisik selama pendidikan.
"Kami berharap 15 orang yang beruntung ini pulang membawa keahlian bersertifikat yang dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja migas global," pungkasnya.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolres Musi Banyuasin (Muba) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan seluruh anggotanya. Dalam...
SEKAYU – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar acara...
TULUNGAGUNG – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, tepatnya di depan GOR Boro pada...
SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Fenomena penyebaran informasi palsu melalui situs web ilegal kini kian meresahkan masyarakat, khususnya para pencari kerja...
Kita Merah Putih.com Kantor Hukum Dr. Wandi Subroto, S.H., M.H. dan Aan Adi Kusuma, S.H. resmi melayangkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)...