Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:02 WIB
banner ucapan Sekda revs

Menjaga Marwah Pendidikan: LMP Tulungagung Desak Inspektorat Cegah Praktik ‘Jual Beli’ Kursi Kepala Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026
81 views
0
IMG-20260509-WA0079

TULUNGAGUNG — Di tengah harapan besar masyarakat untuk melihat kualitas pendidikan yang lebih baik, sebuah kabar miring kini membayangi dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung. 

Kekosongan 48 jabatan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang seharusnya menjadi momentum penyegaran kepemimpinan, justru memunculkan kekhawatiran akan adanya praktik transaksional yang mencederai nilai-nilai integritas.

Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung secara terbuka menyuarakan keprihatinan mereka. Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, pihaknya mencium adanya oknum yang mematok "harga" hingga Rp150 juta untuk satu kursi kepala sekolah.

Virus ‘Pulihan’ dan Nasib SiswaBukan sekadar angka, Hendri menekankan dampak kemanusiaan yang jauh lebih dalam.

 Ia menggunakan istilah ‘pulihan’—sebuah kondisi di mana seorang pemimpin yang mendapatkan jabatan dengan cara membayar, akan berusaha keras "mengembalikan" modal yang telah dikeluarkan."Efek domino dari praktik ini seperti virus. Jika seorang kepala sekolah sibuk mencari 'pulihan', maka hak-hak pendidikan siswa yang akan dikorbankan," ujar Hendri dengan nada prihatin.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Praktik semacam ini berpotensi memicu modus baru korupsi di lingkungan sekolah, mulai dari pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga pungutan liar yang dibebankan kepada wali murid dengan berbagai dalih iuran.

Harapan pada InspektoratPendidikan seharusnya menjadi ruang suci untuk membentuk karakter bangsa, bukan lahan transaksional oknum dekat kekuasaan.

LMP Tulungagung pun mendesak agar Inspektorat segera turun tangan melakukan pencegahan dan pengawasan secara profesional, bukan sekadar seremonial.

Masyarakat Tulungagung tentu merindukan sosok pemimpin sekolah yang terpilih karena kompetensi dan dedikasinya, bukan karena tebalnya kantong. 

Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan marwah pendidikan di Tulungagung dapat tetap terjaga demi masa depan generasi penerus yang jujur dan berprestasi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

DRA : Wartawan Bukan Hakim Lapangan, Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik dan Jaga Peradaban

Wed, 31 Mar 2021 03:06:35am

DRA : Wartawan Bukan Hakim Lapangan, Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik dan Jaga Peradaban Kitamerahputih.com Rabu, 31/03/2021. Sekayu - Sumsel,...

Jemput Bola Dukung Program Daerah, TP PKK PUPR Segera Hadirkan UKM Songkok Gambo Muba

Mon, 29 Mar 2021 05:56:07pm

Jemput Bola Dukung Program Daerah, TP PKK PUPR Segera Hadirkan UKM Songkok Gambo Muba Kitamerahputih.com Senin, 29/03/2021. Sekayu - Muba Sumsel,...

Pererat Silaturahmi, LMP Macab Kota Serang Kunjungi LMP Macab Lebak

Mon, 29 Mar 2021 05:03:41pm

Pererat Silaturahmi, LMP Macab Kota Serang Kunjungi LMP Macab Lebak Kitamerahputih.com Senin, 29/03/2021. Lebak - Banten, Dalam upaya menjalin...

Badan Ketahanan Nasional dan Internasional Republik Indonesia ( BKNI) Peletakan Batu Pertama

Mon, 29 Mar 2021 12:07:50pm

  Kitamerahputih.com Dalam rangka penandatanganan kontrak dan peletakan batu pertama fasilitas kesehatan dan perawatan lanjut usia berbasis...

ketua Kaukus Muda Nu Papua’Mengutuk keras, aksi Bom Bunuh Diri,Gereja Katedral Makasar

Mon, 29 Mar 2021 11:57:14am

  Kitamerahputih.com Kita harus tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi atas segala bentuk kekerasan yang menimbulkan ketakutan, kekacauan,...

Baca Juga