Senin, 15 Juni 2026 - 12:17 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Mahasiswa Yogyakarta Bangga Bisa KKN di Muba

Rabu, 7 Juli 2021
279 views
0
Screenshot_2021-07-07-17-50-24-70

 

Sekayu- Sebanyak 17 orang mahasiswa Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta merasa bangga bisa melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Musi Banyuasin. 

Hal itu disampaikan Lisdamayanti salah seorang mahasiswa asal Sulawesi yang akan melaksanakan KKN di Musi Banyuasin selama tiga bulan kedepan, saat disambut di aula kantor Dinas Perkebunan Muba.

"Saya bangga bisa KKN disini, sebelum kesini saya sudah mencari tahu tentang budaya dan informasi tentang Musi Banyuasin, kabupaten ini sangat luar biasa dengan berbagai program perkebunannya." ujarnya.

Lisdamayanti mengatakan banyak yang ia harapkan bisa dilakukan selama melaksanakan KKN ini, terutama agar bisa membantu masyarakat dan petani untuk menjadi petani yang berkualitas. "Saya dan teman-teman tentu saja berharap bisa melaksanakan KKN ini dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi perkembangan petani dan masyarakat di Musi Banyuasin." katanya.

Sementara Plt Kepala Dinas Perkebunan Akhmat Toyibir SSTP MM mengatakan bahwa pihaknya secara khusus dan Musi Banyuasin secara umum mengucapkan selamat datang. 

"Kami perlu sampaikan bahwa seluruh yang hadir sudah melaksanakan rapid antigen di Jogja maupun saat datang di Muba, sebagai bentuk kepedulian pak Bupati Dodi Reza kepada adik-adik mahasiswa, tes Rapid Antigen gratis yang didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, ini sebagai titik awal agar kita semua terhindar dari COVID-19." tuturnya.

Disamping itu Toyibir mengucapkan terima kasih karena Musi Banyuasin sudah dipercaya untuk menjadi tempat ini melaksanakan KKN. "Selain bisa meningkatkan sumber daya manusia dibidang pertanian, keberadaan adik-adik mahasiswa ini diharapkan bisa menjadi sumber informasi dan ilmu bagi para petani kita." ujarnya.

Toyibir mejelaskan setelah para mahasiswa ini ia terima kemudian diserahkan kepada para kepala KUD yang ada di tiga kecamatan, yakni kecamatan Plakat Tinggi, Keluang dan Babat Toman. 

"Tiga bulan kedepan menjadi momentum mahasiswa untuk berkolaborasi dengan petani, untuk berbagi pengalaman dibidang pertanian, saya berpesan kepada dua pihak, kepada mahasiswa dan pengurus KUD agar dapat bekerjasama dengan baik, berbagila pengalaman dengan baik dan jaga nama baik serta almamater kalian." ungkapnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Baca Juga