Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:07 WIB
Bijak Bermedia Sosial

LMP Bantah Pemberitaan Media Online : Klarifikasi Fakta dan Tuntut Transparansi Media.

Minggu, 26 Januari 2025
210 views
0
IMG-20250127-WA0004

Tulungagung, Minggu, 26 Januari 2025 Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung, Hendri Dwiyanto, memberikan tanggapan tegas terkait pemberitaan yang diterbitkan oleh media online dengan judul "Babak Baru Polemik LMP VS Dishub Tulungagung – Kadishub Bantah Upaya Penyuapan untuk Hentikan Laporan ke Polisi." Hendri menilai, pemberitaan tersebut kurang berimbang dan tidak sepenuhnya mencerminkan fakta yang terjadi di lapangan.

“Pemberitaan seperti ini hanya akan membentuk opini publik yang bias. Kami berharap media lebih berhati-hati dan memastikan adanya klarifikasi dari semua pihak terkait sebelum berita dipublikasikan,” ujar Hendri saat ditemui di kantor LMP Tulungagung. 

LMP Bukti Bukti Komunikasi dengan Kadishub

Hendri memberikan fakta yang berbanding terbalik dengan pernyataan Kadishub dalam berita media online. Ia menyatakan bahwa ia memiliki bukti berupa whatsapp chat serta jejak komunikasi digital melalui aplikasi pesan yang menunjukkan adanya upaya pendekatan dari Sekretaris Dishub untuk mencabut laporan penyimpangan dana parkir yang dilayangkan LMP ke Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kadishub bahkan datang langsung ke kantor kami bersama sopirnya. Saat itu, dia meminta agar laporan kami dicabut dan menawarkan sejumlah uang. Namun kami tegaskan bahwa laporan ini sudah masuk proses hukum dan tidak bisa dihentikan begitu saja,” kata Hendri.

Selain kunjungan tersebut, Hendri juga mengaku menerima panggilan telepon dari Kadishub sehari setelah pertemuan di kantor LMP. Dalam panggilan tersebut, Kadishub kembali meminta solusi untuk “menyelesaikan masalah” di luar jalur hukum.

Ketidaksesuaian Pernyataan Kadishub di Media 

Hendri merasa kecewa dengan pernyataan Kadishub yang dimuat dalam pemberitaan media online. Dalam berita tersebut, Kadishub membantah segala tuduhan terkait upaya penyuapan.

“Pernyataan beliau di media berbeda dengan fakta komunikasi yang kami alami. Jika memang merasa tidak bersalah, seharusnya kita duduk bersama untuk menjelaskan semuanya secara terbuka, bukan malah membantah di media,” tegas Hendri.

Permasalahan Parkir yang Jadi Sorotan LMP

LMP Tulungagung sebelumnya melaporkan sejumlah dugaan penyimpangan terkait pengelolaan parkir di Kabupaten Tulungagung. Beberapa hal penting yang menjadi perhatian, antara lain:

.Kenaikan tarif parkir kendaraan roda empat menjadi Rp3.000, meskipun Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2023 masih dalam tahap autentifikasi oleh Gubernur.

Setoran wajib Rp40.000 per hari oleh setiap petugas parkir tanpa dasar hukum yang jelas.

Distribusi karcis parkir yang mencantumkan Perda No. 11 Tahun 2023, meskipun Perda tersebut belum berlaku resmi.

“Jawaban dari Dishub sejauh ini hanya bersifat normatif. Tidak ada kejelasan terkait dasar hukum setoran wajib petugas parkir maupun bukti pembukuan resmi. Hal ini semakin memperkuat dugaan kami adanya pelanggaran dan izin,” jelas Hendri.

Ajakan untuk Forum Terbuka

Sebagai solusinya Hendri mengusulkan adanya pertemuan terbuka antara pihak-pihak terkait, termasuk Dishub, DPRD, dan LMP, untuk menyebarkan informasi yang beredar di masyarakat. Menurutnya, transparansi adalah langkah terbaik untuk menyelesaikan polemik ini.

“Kami hanya ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan dengan benar dan penyimpangan dapat diselesaikan dengan tuntas. Jika Dishub merasa tidak ada yang salah, ayo kita bicarakan ini di forum terbuka,” ajaknya.

Harapan terhadap Media

Hendri juga meminta media, khususnya media online , untuk menyajikan pemberitaan yang lebih berimbang. Ia menekankan pentingnya klarifikasi dari semua pihak agar informasi yang diterima masyarakat tidak diinginkan.

“Kami mendukung kebebasan pers, tetapi media juga harus menjalankannya dengan profesional dan objektif. Jangan sampai pemberitaan yang tidak berimbang justru memperkeruh suasana,” pungkas Hendri.

Polemik ini masih bergulir, dan LMP Tulungagung menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. Mereka berharap semua pihak dapat mematuhi prosedur hukum yang berjalan demi keadilan dan transparansi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Lepas 236 Calon Haji, Wabup MubLepas 236 Calon Haji, Wabup Muba : Jaga Kesehatan Hadapi Ujian di Tanah Suci dengan Ikhlasa : Jaga Kesehatan Hadapi Ujian di Tanah Suci dengan Ikhlas

Sun, 26 Apr 2026 01:22:25pm

SEKAYU- Sebanyak ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Muba Abrur Rohman...

Kadisnakertrans Muba Gerakkan Forum HRD: Perkuat Sinergi Data Loker dan Gotong Royong Lindungi Pekerja Rentan

Sat, 25 Apr 2026 02:55:52pm

PALEMBANG, 25 APRIL 2026 – Memasuki kuartal kedua tahun 2026, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Banyuasin, Herryandi...

Apresiasi Loyalitas Nasabah, Bank Sumsel Babel Serahkan Hadiah Undian SIMPEDA 2026: Nasabah Capem Lalan Raih Rp100 Juta

Fri, 24 Apr 2026 09:38:07am

PALEMBANG – Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi loyalitas nasabah hingga ke pelosok daerah. Pada Jumat...

Perkuat “Link and Match”, Disnakertrans Muba Desak Perusahaan Laporkan Data Kebutuhan Tenaga Kerja dan Spesifikasi Vokasi

Fri, 24 Apr 2026 09:20:13am

PALEMBANG, 24 APRIL 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)...

Warga Lawang Wetan Serbu Operasi Pasar Murah dan Isi Ulang LPG 3 Kg

Thu, 23 Apr 2026 12:00:01am

Lawang Wetan, Muba – Di tengah fluktuasi harga pasar, Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus...

Baca Juga