Selasa, 23 Juni 2026 - 10:31 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Libatkan Stakeholder, Target Inflasi di Muba Stabil

Rabu, 24 Agustus 2022
91 views
0
libatkan_stakeholder_target_inflasi_di_muba_stabil

SEKAYU- Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi melalui Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi, mengikuti rapat koordinasi Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerahsecara virtual, Selasa (23/8/2022) di Ruang RapatSerasan Sekate.
Rapat dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian MA PhD. Dalam arahannya Mendagri menyampaikan, pasca pandemi Covid-19, terjadi dampak ekonomi keuangan secara global. Akibatnya ada banyak kegiatan yang melambat. “Itu berpengaruh terhadap keadaan ekonomi. Selain itu menimbulkan dampak lainnya seperti efek domino, masalah sosial, pengangguran, bertambahnya kemiskinan, dan lain-lain. Namun, Indonesia sebagai negara demokrasi mampu menghadapi pandemi Covid-19 sebagai bangsa yang tangguh. Bahkan Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19,"ungkap Tito Karnavian.

Lanjut Tito, sama halnya seperti pengendalian inflasi. Inflasi dapat disebabkan ketika uang Negara tidak sesuai dengan demand serta supply barang tidak sesuai dengan demand dan kebutuhan atau cek produksi dan distribusi barang.

Untuk itu, Pemerintah pusat selalu berusaha untuk bisa menahan laju inflasi. Diharapkan setiap Kepala Daerah juga bisa melakukan hal yang sama. "Kepala Daerah harus memahami kondisi daerah nya masing-masing. Bentuk Tugas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk melakukan pengumpulan data dan informasi terkait dengan perkembangan harga barang kebutuhan pokok. Daerah yang mampu menjaga inflasi berarti leader dapat bekerja dengan baik,"ujarnya.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi mengatakan, Sesuai dengan arahan Pj Bupati Muba. Untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin, pemerintah melibatkan berbagai stakeholder.

"Tentunya ini menjadi konsen, bagaimana agar inflasi dapat stabil dan bisa mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, infrastruktur yang baik juga merupakan kunci dari aktifitas perekonomian masyarakat agar tetap stabil. Infrastruktur yang baik dengan sendirinya akan memudahkan pendistribusian bahan kebutuhan pokok sampai ke daerah-daerah pelosok. Dengan demikian tentu inflasi akan terjaga. Semoga inflasi di Kabupaten Muba dapat terus terjaga dan pembangunan infrastrukturnya dapat terus berjalan dengan baik dan lancar,”tandas Musni.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Baca Juga