Rabu, 24 Juni 2026 - 12:29 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Libatkan Stakeholder, Target Inflasi di Muba Stabil

Rabu, 24 Agustus 2022
91 views
0
libatkan_stakeholder_target_inflasi_di_muba_stabil

SEKAYU- Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi melalui Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi, mengikuti rapat koordinasi Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerahsecara virtual, Selasa (23/8/2022) di Ruang RapatSerasan Sekate.
Rapat dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian MA PhD. Dalam arahannya Mendagri menyampaikan, pasca pandemi Covid-19, terjadi dampak ekonomi keuangan secara global. Akibatnya ada banyak kegiatan yang melambat. “Itu berpengaruh terhadap keadaan ekonomi. Selain itu menimbulkan dampak lainnya seperti efek domino, masalah sosial, pengangguran, bertambahnya kemiskinan, dan lain-lain. Namun, Indonesia sebagai negara demokrasi mampu menghadapi pandemi Covid-19 sebagai bangsa yang tangguh. Bahkan Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19,"ungkap Tito Karnavian.

Lanjut Tito, sama halnya seperti pengendalian inflasi. Inflasi dapat disebabkan ketika uang Negara tidak sesuai dengan demand serta supply barang tidak sesuai dengan demand dan kebutuhan atau cek produksi dan distribusi barang.

Untuk itu, Pemerintah pusat selalu berusaha untuk bisa menahan laju inflasi. Diharapkan setiap Kepala Daerah juga bisa melakukan hal yang sama. "Kepala Daerah harus memahami kondisi daerah nya masing-masing. Bentuk Tugas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk melakukan pengumpulan data dan informasi terkait dengan perkembangan harga barang kebutuhan pokok. Daerah yang mampu menjaga inflasi berarti leader dapat bekerja dengan baik,"ujarnya.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi mengatakan, Sesuai dengan arahan Pj Bupati Muba. Untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin, pemerintah melibatkan berbagai stakeholder.

"Tentunya ini menjadi konsen, bagaimana agar inflasi dapat stabil dan bisa mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, infrastruktur yang baik juga merupakan kunci dari aktifitas perekonomian masyarakat agar tetap stabil. Infrastruktur yang baik dengan sendirinya akan memudahkan pendistribusian bahan kebutuhan pokok sampai ke daerah-daerah pelosok. Dengan demikian tentu inflasi akan terjaga. Semoga inflasi di Kabupaten Muba dapat terus terjaga dan pembangunan infrastrukturnya dapat terus berjalan dengan baik dan lancar,”tandas Musni.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kapolri Perintahkan Tak Ada Demo dan Opini Medsos Penolak UU Ciptaker

Mon, 19 Oct 2020 03:38:32am

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...

Satu Dekade Kabupaten Jepara Sabet Opini WTP Berturut-turut

Mon, 19 Oct 2020 03:37:16am

JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...

Buleleng Kembali Kantongi Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:36:05am

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...

Pemkab Demak Kembali Raih Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:34:37am

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

Baca Juga