Minggu, 28 Juni 2026 - 04:55 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Libatkan Stakeholder, Target Inflasi di Muba Stabil

Rabu, 24 Agustus 2022
92 views
0
libatkan_stakeholder_target_inflasi_di_muba_stabil

SEKAYU- Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi melalui Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi, mengikuti rapat koordinasi Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerahsecara virtual, Selasa (23/8/2022) di Ruang RapatSerasan Sekate.
Rapat dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian MA PhD. Dalam arahannya Mendagri menyampaikan, pasca pandemi Covid-19, terjadi dampak ekonomi keuangan secara global. Akibatnya ada banyak kegiatan yang melambat. “Itu berpengaruh terhadap keadaan ekonomi. Selain itu menimbulkan dampak lainnya seperti efek domino, masalah sosial, pengangguran, bertambahnya kemiskinan, dan lain-lain. Namun, Indonesia sebagai negara demokrasi mampu menghadapi pandemi Covid-19 sebagai bangsa yang tangguh. Bahkan Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19,"ungkap Tito Karnavian.

Lanjut Tito, sama halnya seperti pengendalian inflasi. Inflasi dapat disebabkan ketika uang Negara tidak sesuai dengan demand serta supply barang tidak sesuai dengan demand dan kebutuhan atau cek produksi dan distribusi barang.

Untuk itu, Pemerintah pusat selalu berusaha untuk bisa menahan laju inflasi. Diharapkan setiap Kepala Daerah juga bisa melakukan hal yang sama. "Kepala Daerah harus memahami kondisi daerah nya masing-masing. Bentuk Tugas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk melakukan pengumpulan data dan informasi terkait dengan perkembangan harga barang kebutuhan pokok. Daerah yang mampu menjaga inflasi berarti leader dapat bekerja dengan baik,"ujarnya.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi mengatakan, Sesuai dengan arahan Pj Bupati Muba. Untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin, pemerintah melibatkan berbagai stakeholder.

"Tentunya ini menjadi konsen, bagaimana agar inflasi dapat stabil dan bisa mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, infrastruktur yang baik juga merupakan kunci dari aktifitas perekonomian masyarakat agar tetap stabil. Infrastruktur yang baik dengan sendirinya akan memudahkan pendistribusian bahan kebutuhan pokok sampai ke daerah-daerah pelosok. Dengan demikian tentu inflasi akan terjaga. Semoga inflasi di Kabupaten Muba dapat terus terjaga dan pembangunan infrastrukturnya dapat terus berjalan dengan baik dan lancar,”tandas Musni.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Update COVID-19 Muba: Bertambah 24 Kasus Sembuh, 50 Positif, 3 Meninggal Dunia

Thu, 8 Jul 2021 11:36:30pm

  SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (8/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 24 kasus sembuh, 50 positif, dan 3 meninggal...

Cegah dan Tekan Stunting di Muba, Dinas Perikanan Berikan Bantuan Ikan Segar

Thu, 8 Jul 2021 11:23:14pm

  Sekayu - Upaya menekan angka stunting, harus melibatkan semua elemen masyarakat khususnya Pemerintah Daerah sebagai motor dari pelaksanaan...

Koalisi Rakyat Papua (Papua People Coalition) Menuntut Paling Lambat Besok Waktu Papua Harus Kembali Ke Jayapura

Thu, 8 Jul 2021 08:18:56am

    JAYAPURA KITA MERAH PUTIH.COM KRP didirikan untuk mengawal dan mendampingi sisa waktu kepemimpinan Bapak Gubernur Lukas Enembe....

Tasrif Yang Namanya Advokat Tak Termasuk Dalam Sektor Esensial, Harus Disamakan Dengan Aparat Hukum Lainnya

Thu, 8 Jul 2021 06:59:19am

Untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang semakin marak, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 15 Kasus Sembuh, 28 Positif, 1 Meninggal Dunia

Wed, 7 Jul 2021 12:39:50pm

  Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (7/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 15 kasus sembuh, 28 positif, dan 1 meninggal...

Baca Juga