Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:46 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Keributan di Kantor Desa Bailangu Timur Berujung Penusukan, Tiga Orang Terluka

Sabtu, 10 Januari 2026
107 views
0
IMG-20260110-WA0016

 

Diduga Dipicu Persoalan Galian C, Pelaku dan Korban Adalah Paman dan Keponakan

SEKAYU – Sebuah keributan yang berujung pada tindak penganiayaan disertai penusukan terjadi di Kantor Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.05 WIB. Insiden yang melibatkan perangkat desa dan seorang warga ini menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Sekayu.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Muba, AKP S Hutahaen, melalui keterangan dari Kapolsek Sekayu AKP Rama Yudha, membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini telah melakukan penanganan awal, baik di lokasi kejadian maupun di rumah sakit.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan sementara dari kepolisian, peristiwa bermula ketika Patra, warga Bailangu Timur, mendatangi kantor desa. Patra diduga sudah membawa senjata tajam dan langsung menanyakan keberadaan Kepala Desa Bailangu Timur, Herman Sawiran.

"Tidak lama kemudian, terjadi pertengkaran hebat di ruang kerja kepala desa," kata AKP S Hutahaen.

Saat pertengkaran memanas, Staf Desa, Boby Apriansyah, yang berusaha melerai perselisihan tersebut, justru ikut menjadi korban. Akibat insiden ini, baik Patra, Herman Sawiran (Kepala Desa), maupun Boby Apriansyah mengalami luka-luka pada beberapa bagian tubuh.

Ketiga korban segera dievakuasi oleh perangkat desa dan warga sekitar ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekayu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Diduga Dipicu Persoalan Galian C

Lebih lanjut, AKP S Hutahaen mengungkapkan dugaan awal pemicu keributan tersebut.

"Dari keterangan sementara, dugaan pemicu keributan berkaitan dengan kembali beroperasinya aktivitas Galian C yang berada di bantaran Sungai Musi," ungkapnya.

Aktivitas pengerukan material ini dikhawatirkan dapat menyebabkan bencana longsor, dan disebut-sebut menjadi sumber cekcok antara pelaku dan korban.

Ironisnya, diketahui bahwa Patra dan Herman Sawiran memiliki hubungan keluarga, yaitu sebagai paman dan keponakan.

Penanganan Kasus

Saat ini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Anggota sudah melakukan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memintai keterangan saksi-saksi. Para korban maupun terduga pelaku saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu," jelas AKP S Hutahaen, memastikan bahwa penanganan kasus akan dilakukan secara profesional.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

SOLIDARITAS UNTUK SUMATERA, LURAH BALAI AGUNG GALANG DANA HINGGA KE ACARA RESEPSI PERNIKAHAN

Tue, 9 Dec 2025 04:24:45am

  Musi Banyuasin,SMI Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara (Medan), dan Sumatera Barat...

Afitni Junaidi Gumay, S.E. ketua DPRD Musi Banyuasin :Ultimatum satu Minggu Persolan Hauling PT Astaka Dodol Di selesaikan

Mon, 8 Dec 2025 03:00:14pm

DPRD kabupaten Musi Banyuasin bersama Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum DPRD Kabupaten Musi Banyuasin...

Gebyar Undian Pajak Daerah 2025 Meriahkan Hari Jadi Tulungagung ke-820

Sun, 7 Dec 2025 05:13:28am

Kita Merah Putih TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali menggelar Gebyar Undian Berhadiah...

HUT KORPRI ke-54 dan HUT PGRI ke-80Bank Sumsel Babel Adakan Scand QRIS 68 Rupiah

Fri, 5 Dec 2025 01:30:27am

Bank Sumsel Babel terus memberikan pelayanan terbaik Kepada nasabah dan berbagai keuntungan yang di dapatkan nabung di Bank Sumsel Babel seperti...

Hut Kabupaten Tulungagung ke 820 Direktur PD. BPR salurkan CSR Kotak sampah Beroda

Fri, 21 Nov 2025 08:43:38am

TULUNGAGUNG – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung yang ke-820, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten...

Baca Juga