Senin, 19 Oktober 2026 - 07:26 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Keributan di Kantor Desa Bailangu Timur Berujung Penusukan, Tiga Orang Terluka

Sabtu, 10 Januari 2026
100 views
0
IMG-20260110-WA0016

 

Diduga Dipicu Persoalan Galian C, Pelaku dan Korban Adalah Paman dan Keponakan

SEKAYU – Sebuah keributan yang berujung pada tindak penganiayaan disertai penusukan terjadi di Kantor Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.05 WIB. Insiden yang melibatkan perangkat desa dan seorang warga ini menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Sekayu.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Muba, AKP S Hutahaen, melalui keterangan dari Kapolsek Sekayu AKP Rama Yudha, membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini telah melakukan penanganan awal, baik di lokasi kejadian maupun di rumah sakit.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan sementara dari kepolisian, peristiwa bermula ketika Patra, warga Bailangu Timur, mendatangi kantor desa. Patra diduga sudah membawa senjata tajam dan langsung menanyakan keberadaan Kepala Desa Bailangu Timur, Herman Sawiran.

"Tidak lama kemudian, terjadi pertengkaran hebat di ruang kerja kepala desa," kata AKP S Hutahaen.

Saat pertengkaran memanas, Staf Desa, Boby Apriansyah, yang berusaha melerai perselisihan tersebut, justru ikut menjadi korban. Akibat insiden ini, baik Patra, Herman Sawiran (Kepala Desa), maupun Boby Apriansyah mengalami luka-luka pada beberapa bagian tubuh.

Ketiga korban segera dievakuasi oleh perangkat desa dan warga sekitar ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekayu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Diduga Dipicu Persoalan Galian C

Lebih lanjut, AKP S Hutahaen mengungkapkan dugaan awal pemicu keributan tersebut.

"Dari keterangan sementara, dugaan pemicu keributan berkaitan dengan kembali beroperasinya aktivitas Galian C yang berada di bantaran Sungai Musi," ungkapnya.

Aktivitas pengerukan material ini dikhawatirkan dapat menyebabkan bencana longsor, dan disebut-sebut menjadi sumber cekcok antara pelaku dan korban.

Ironisnya, diketahui bahwa Patra dan Herman Sawiran memiliki hubungan keluarga, yaitu sebagai paman dan keponakan.

Penanganan Kasus

Saat ini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Anggota sudah melakukan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memintai keterangan saksi-saksi. Para korban maupun terduga pelaku saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu," jelas AKP S Hutahaen, memastikan bahwa penanganan kasus akan dilakukan secara profesional.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bupati Muba Kirim 7 Bus dan 2 Speed Boat Antar Mahasiswa Mudik

Sat, 14 Mar 2026 10:23:12am

MUBA- Sebanyak 7 bus dan 2 speed boat siap membawa pulang mahasiswa dan warga Muba yang berada di perantauan ke kampung halaman, menyambut Hari Raya...

Pantau Arus Mudik di Jalintim, Kapolsek Tungkal Jaya Pastikan Lalu Lintas Kondusif dan Evakuasi Laka Fuso

Sat, 14 Mar 2026 10:04:57am

MUBA, Tungkal Jaya Sabtu 14 Meret 2025 Kapolsek Tungkal Jaya, Iptu Imamsyah, S.H., M.S., terjun langsung memantau situasi arus mudik Lebaran di depan...

Wujudkan Cinta Al-Qur’an di Bulan Ramadan, Polsek Bubutan Bagikan Iqro dan Sosialisasi Mudik Aman

Sat, 14 Mar 2026 06:25:55am

SURABAYA – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan 1447 H, Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya menunjukkan wujud nyata kepedulian religi melalui aksi...

Jelang Ngabuburit dan Mudik 2026, Kapolsek Bubutan Tekankan Kewaspadaan Total bagi Warga

Sat, 14 Mar 2026 06:08:46am

Kita merah Putih.com SURABAYA – Aparat kepolisian memperketat pengawasan di sejumlah titik keramaian guna memastikan suasana menjelang waktu...

WFA: Solusi Cerdas Disnakertrans Muba & Provinsi Jaga Produktivitas di Masa Libur Keagamaan”

Sat, 14 Mar 2026 02:46:25am

PALEMBANG – Sinergi dalam transformasi tata kelola pemerintahan terus diperkuat. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi...

Baca Juga