Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:15 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Kebut Penambahan PI 5 Persen, Bupati HM Toha Tohet Dorong Kedaulatan Energi dan Lonjakan PAD

Senin, 13 April 2026
7 views
0
c1_20260413_21274136

PALEMBANG- Pemprov Sumsel bersama Pemkab Muba mempercepat langkah strategis untuk memperkuat posisi daerah dalam pengelolaan sektor minyak dan gas bumi. Fokus utama diarahkan pada penambahan Participating Interest (PI) sebesar 5 persen di Wilayah Kerja (WK) Rimau, yang dinilai krusial dalam mendorong kemandirian fiskal daerah.

Pembahasan tersebut diketahui dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Senin (13/4/2026). 

Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan bahwa WK Rimau menyimpan potensi energi yang signifikan dan harus dimanfaatkan secara optimal dengan melibatkan daerah secara aktif.

“Penambahan PI 5 persen ini sangat strategis bagi Muba. Tidak hanya meningkatkan pendapatan asli daerah, tetapi juga memperkuat peran BUMD serta membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di daerah,” ujar Toha.

Menurutnya, keberhasilan memperoleh tambahan PI akan menjadi titik balik bagi Muba dalam memperkuat struktur fiskal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat. 

“Kita harus bergerak cepat. Potensi ini besar dan tidak boleh terhambat oleh proses yang berlarut-larut,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Dr Herman Deru SH MM menegaskan bahwa Participating Interest (PI) merupakan hak daerah yang harus diperjuangkan secara maksimal. Ia menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar angka produksi.

“Participating Interest ini adalah peluang besar bagi daerah untuk mendapatkan manfaat langsung dari pengelolaan migas. Kita ingin memastikan bahwa kekayaan alam Sumsel benar-benar kembali ke rakyat,” kata Herman Deru.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mempercepat realisasi penambahan PI. "Mulai dari pemenuhan aspek regulasi, kesiapan kelembagaan, hingga penguatan BUMD sebagai pengelola," tandasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Muba turut didampingi Asisten II Alva Elan SST MPSDA, Kepala Bappeda Dr Mursalin SE MM, Kepala BPKAD Riki Junaidi AP MSi, Plt Kadin Kominfo Daud Amri SH diwakili Kabid Informasi Publik Frans Gustian ST MSi, Kabag Sumber Daya Alam Rangga Perdana Putera SSTP MSi, Kabag Perekonomian Adi Monopo MPd, Kabag Prokopim Agung Perdana SSTP MSi, dan Dirut PT Muba Energi Maju Berjaya Dr H Donny Meilano.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Baca Juga