SEKAYU – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan mutu SDM di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Institut Rahmaniyah Sekayu (IRS) meluncurkan program spesial bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta para penghafal Al-Qur'an.
Institut kebanggaan Bumi Serasan Sekate ini resmi menggratiskan biaya pendaftaran bagi 10 pendaftar pertama dari kalangan PPPK yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. Tak hanya itu, apresiasi serupa juga diberikan kepada calon mahasiswa yang memiliki hafalan minimal 3 Juz Al-Qur'an.
Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu, Wandi Subroto, S.H., M.H. (M.Si), menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil untuk menunjang pengembangan karier dan kompetensi pegawai di lingkungan Pemkab Muba. Ia menegaskan bahwa kualifikasi pendidikan yang mumpuni akan berbanding lurus dengan kualitas pelayanan publik.
"Pendidikan tinggi sangat menunjang kinerja di lapangan, memperluas kesempatan promosi, serta tentunya meningkatkan profesionalitas seorang pegawai dalam melayani masyarakat," ujar Wandi Subroto dalam keterangan resminya.
Fasilitas Kuliah Fleksibel bagi Pekerja
Memahami kesibukan para abdi negara, IRS menawarkan jadwal perkuliahan yang fleksibel tanpa mengganggu jam kerja dinas. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan pada hari Jumat sore dan Sabtu, sebuah skema yang dirancang khusus agar para praktisi tetap bisa menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dengan pengembangan akademik.
Saat ini, Institut Rahmaniyah Sekayu mengelola dua fakultas unggulan yang telah terakreditasi:
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Program Studi S1 Manajemen dan S1 Akuntansi.
Fakultas Hukum (FH): Program Studi S1 Ilmu Hukum.
Program ini diharapkan menjadi stimulus bagi ribuan PPPK di Musi Banyuasin untuk segera melanjutkan studi demi masa depan karier yang lebih cerah. Bagi calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan program ini, dapat langsung mengunjungi Pusat Informasi Kampus Institut Rahmaniyah Sekayu atau mengakses informasi lebih lanjut melalui kanal resmi kampus.
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...
TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...
JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...