Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:07 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Jejak Pengedar Terendus di Kertayu: Polisi Sita 57 Paket Sabu dan Puluhan Pil Kematian

Sabtu, 13 Desember 2025
149 views
0
IMG-20251213-WA0084

MUSI BANYUASIN  Kita merah Putih– Malam itu, Selasa kelabu, ketenangan Dusun II Desa Kertayu, Kecamatan Sungai Keruh, mendadak terkoyak oleh derap langkah keadilan. Dalam sebuah operasi senyap yang diorganisir sempurna, Satuan Reserse Narkoba Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil mematahkan mata rantai peredaran gelap yang siap meracuni generasi muda.

Sahlan, sang pengedar yang selama ini bersembunyi di balik kegelapan, akhirnya tak berkutik. Tepat pukul 16.00 WIB, saat matahari mulai condong, tim elit Satres Narkoba menyerbu markasnya.

Penyelidikan Intensif: Dari Bisikan Warga Menuju Penggerebekan Heroik

"Ini berawal dari sebuah bisikan penting dari masyarakat. Warga sudah muak, dan mereka memilih untuk melawan!" tegas IPTU Budi Mulya, Kasat Res Narkoba Polres Musi Banyuasin, dengan nada penuh determinasi.

Informasi itu bukan sekadar rumor. Setelah penyelidikan intensif—sebuah pengejaran bayangan di bawah radar—tim mengantongi bukti kuat. Perintah penangkapan pun dikeluarkan.

"Kami langsung memerintahkan anggota. Begitu pintu didobrak, fakta mengerikan itu tersaji. Pelaku tertangkap basah, dengan tumpukan barang bukti yang siap dilempar ke jalanan," lanjut IPTU Budi Mulya, suaranya menggelegar.

 

Barang Bukti Maut: Senjata Racun Generasi

Hasil penggeledahan mengungkap kekejaman sang pengedar:

57 Paket Sabu dengan berat bruto 13,80 gram, setiap bungkusnya adalah potensi kehancuran.

Puluhan Tablet Narkotika dengan berbagai logo dan bentuk mencurigakan, total berat bruto lebih dari 6 gram—pil-pil kematian yang siap merenggut masa depan.

Uang tunai Rp950.000—hasil kotor dari bisnis haram.

Sahlan kini mendekam di balik jeruji besi Polres Muba. Ia akan menghadapi jeratan hukum yang keras: Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Seruan Keadilan: Musuh Terbesar Adalah Kelengahan!

IPTU Budi Mulya menutup pernyataannya dengan sebuah seruan perang kepada seluruh elemen masyarakat.

"Ini bukan hanya tugas polisi. Kami mengajak Anda semua untuk menjadi mata dan telinga keadilan! Jangan biarkan racun ini menyentuh anak-anak kita. Laporkan segera, peran serta Anda adalah kunci untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba!"

Operasi ini menegaskan: di Musi Banyuasin, tidak ada ruang untuk peredaran gelap narkotika.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

IKA USU Jakarta Akan Gelar Refleksi 2018 dan Outlook 2019

Mon, 24 Jun 2019 02:51:24pm

JAKARTA (Waspada) : Pasca pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Jakarta dan sekitarnya, akan menggelar...

6 Tokoh Terkenal Ini Ternyata Alumni USU!

Mon, 24 Jun 2019 02:45:11pm

Bisa lulus dari sekolah dan universitas tentu hal yang membanggakan bagi setiap mahasiswa. Apalagi jika kalian berhasil menjadi lulusan terbaik...

Alumni USU Jakarta Gelar Halalbihalal serta Peluncuran Buka33.com dan USU JakartaNews.com

Mon, 24 Jun 2019 02:12:32pm

USUJakartaNews. Tidak ingin kehilangan moment untuk saling bersilaturahmi dan bermaafan, Alumni USU Jakarta, datang menghadiri acara Halalbi halal...

Alumni USU Ajak Seluruh Komponen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara

Mon, 24 Jun 2019 03:32:58am

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menyambut pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hasil Pilpres dan Pileg 2019, serta memperhatian dinamika sosial...

Baju Carnaval Indonesia Nuansa Budaya Batak Toba Menghiasi Booth Pariwisata Dan Kebudayaan Indonesia Di Asean Week 2019 – Seoul, Korea Selatan

Sat, 22 Jun 2019 01:49:15am

Siasatkotanews.com || Korea – Dalam rangka perayaan 30 tahun Asean – Korea Dialoque Relation dan 10 tahun Asean – Korea Centre, AKC bekerja...

Baca Juga