Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:29 WIB
banner ucapan Sekda revs

Gerakan Kolaboratif Pemkab Muba, Bpjs Ketenagakerjaan dan Dunia Usaha 

Jumat, 5 Juni 2026
4 views
0
IMG-20260605-WA0004

 

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemda Muba) dibawah Kepemimpinan Bupati Muba HM.Toha Rohman dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen terus memperkokoh komitmennya dalam membangun ekosistem ekonomi yang berkeadilan, inklusif, dan humanis. Melalui penerbitan Surat Edaran Nomor: SE-560/242/NAKERTRANS/2026, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet mengajak seluruh pelaku usaha yang beroperasi di wilayah bumi Serasan Sekate untuk bergerak bersama.

Langkah strategis ini dirancang sebagai instrumen kolaboratif yang edukatif guna meringankan beban hidup warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. Gerakan gotong royong ini merujuk langsung pada dokumen resmi "EDARAN GERAKAN GOTONG ROYONG." yang menjadi panduan utama integrasi program jaminan sosial ke dalam rencana kerja dan anggaran tahunan korporasi.

Sinergi Tiga Pilar: Komitmen Kepemimpinan Muba

 1. Mewujudkan Visi "Muba Maju Lebih Cepat" dan Sasaran Tepat Target

   Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet, menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah industri merupakan tanggung jawab moral bersama antara pemerintah dan dunia usaha. Fokus sasaran penerima manfaat diprioritaskan bagi warga yang terdaftar dalam Data Terpadu SEN pekerja rentan, maupun mereka yang kondisinya sangat membutuhkan namun selama ini luput atau belum terakomodasi dalam pendataan DT SEN tersebut.

 "Mewujudkan visi 'Muba Maju Lebih Cepat' membutuhkan sinergi nyata. Ketika perusahaan tumbuh dan berkembang di Muba, masyarakat sekitar tidak boleh hanya menjadi penonton, mereka harus ikut merasakan rasa aman dan terlindungi. Surat edaran ini adalah ajakan kolaborasi atau gotong royong untuk bersama-sama membangun bantalan perlindungan bagi saudara-saudara kita khususnya pekerja yang paling rentan. Sasarannya harus jelas, yaitu pekerja yang masuk dalam Data Terpadu SEN, serta memberikan perhatian khusus bagi warga miskin yang luput atau lalai belum terdata di DT SEN agar tidak ada satu pun warga rentan yang tertinggal dari perlindungan jaminan sosial ini."

 

 2. Kemudahan Administrasi dan Validasi Data Tepat Sasaran

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP, menjelaskan bahwa jajarannya siap menjadi jembatan fasilitas yang komunikatif dan edukatif bagi seluruh perusahaan.

 "Kami di Disnakertrans Muba tidak ingin kebijakan ini menjadi beban administratif bagi manajemen. Sebaliknya, ini adalah ruang kolaborasi. Kami siap mendampingi perusahaan dalam melakukan pemetaan, validasi berdasarkan Data Terpadu SEN, serta memastikan pelaporan kuota minimal 100 pekerja rentan ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran di sekitar wilayah operasional masing-masing, termasuk menyisir warga lokal yang luput atau belum terdata Melalui Singkronisasi Data Dinsos Dan Data Desa dan data Bpjs Ketenagakerjaan"

 

 3. Kesiapan Jaminan Perlindungan Hakiki

Gayung bersambut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Musi Banyuasin, Ahmad Nizam Farabi, menyatakan kesiapan penuh sistem pertanggungan sosial untuk mengawal gerakan ini.

 "BPJS Ketenagakerjaan Muba siap memberikan pelayanan prima dan mempermudah kanal pendaftaran bagi seluruh perusahaan yang mengalokasikan dana TJSLP/CSR mereka untuk program ini. Begitu data dari Data Terpadu SEN maupun usulan warga sekitar yang luput dari pendataan dikoordinasikan dan didaftarkan, manfaat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) langsung aktif, memberikan ketenangan bagi pekerja informal dan keluarganya."

 

Mekanisme Teknis Kontribusi Perusahaan

 

Untuk memudahkan implementasi di tingkat manajemen, mekanisme teknis dalam dokumen "EDARAN GERAKAN GOTONG ROYONG.pdf" dapat langsung diadopsi ke dalam program kerja CSR perusahaan sebagai berikut:

1. Peta Perlindungan Komunitas: Setiap perusahaan mendaftarkan minimal 100 orang Pekerja Rentan yang berdomisili di sekitar wilayah operasional mereka dengan memprioritaskan Data Terpadu SEN atau warga rentan lokal yang luput dari pendataan DT SEN.

2. Fokus Dua Manfaat Utama: Program kerja difokuskan pada pembiayaan premi untuk dua perlindungan dasar, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

3. Prioritas Gender dan Kerentanan Sektoral: Dorongan kepedulian diprioritaskan bagi pekerja perempuan, pedagang kecil, buruh harian lepas, dan penggerak ekonomi keluarga lainnya yang berusia antara 15 hingga 65 tahun.

4. Integrasi Anggaran Efektif: Pendanaan dioptimalkan melalui alokasi dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR), sehingga program kerja perusahaan langsung berdampak nyata bagi pengentasan kemiskinan ekstrem.

5. Alur Koordinasi Praktis: Pihak manajemen dapat langsung melakukan koordinasi satu pintu bersama BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Musi Banyuasin untuk validasi data SEN.

6. Sistem Pelaporan Berkala: Hasil kepesertaan dilaporkan secara tertulis kepada Bupati melalui Disnakertrans Muba sebagai basis data apresiasi daerah terhadap kontribusi sosial korporasi.

 

Investasi Sosial Menuju Keberlanjutan Bisnis

 

Melalui model kolaborasi edukatif ini, Pemda Muba, Disnakertrans, BPJS Ketenagakerjaan, dan dunia usaha bergerak dalam satu irama yang harmonis. Perusahaan dapat menjalankan operasional bisnisnya dengan kondusif berkat stabilitas sosial yang terjaga, sementara beban ekonomi masyarakat bawah berkurang drastis berkat adanya kepastian jaminan perlindungan kerja.

Mari jadikan gerakan gotong royong ini sebagai bukti nyata bahwa dunia usaha di Musi Banyuasin adalah mitra sejati pemerintah dalam memuliakan dan menyejahterakan masyarakat musi banyuasin.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bupati Muba Lantik Henri, S.Pd., M.Si. Sebagai Camat Sungai Keruh

Wed, 31 Dec 2025 08:33:09am

  Musi Banyuasin – Bupati Musi Banyuasin (Muba), HM Toha Tohet SH, secara resmi melantik Henri, S.Pd., M.Si. sebagai Camat Sungai Keruh yang...

Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan Ancam Tutup Alur Sungai dan Gelar Aksi Damai Awal Tahun 2026

Wed, 31 Dec 2025 08:07:47am

SUKA JADI – Masyarakat Kecamatan Lalan yang tergabung dalam "Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan" menggelar musyawarah besar untuk menuntut...

Heru Kharisma Resmi Jabat Camat Lais, Siap Lanjutkan Pengabdian di Tempat Baru

Wed, 31 Dec 2025 05:36:20am

Musi Banyuasin, 31 Desember 2025 – Jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengalami penyegaran. Heru Kharisma, S.I.P., M.Si., yang...

Taman Toga Mangun Jaya: Oase Resepsi yang Memadukan Janji Suci dan Pesona Alam

Sat, 27 Dec 2025 04:16:08am

Musi Banyuasin, 27 Desember 2025 – Di tengah hiruk pikuk tradisi perayaan pernikahan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kini memiliki permata...

Atasi Krisis Air Bersih, Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan Sumur Bor di Tiga Dusun Desa Epil Barat

Wed, 24 Dec 2025 01:59:49pm

SEKAYU – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat...

Baca Juga