Kamis, 5 November 2026 - 05:45 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan Ancam Tutup Alur Sungai dan Gelar Aksi Damai Awal Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025
186 views
0
jembatan-lalan-musi-banyuasin_169

SUKA JADI – Masyarakat Kecamatan Lalan yang tergabung dalam "Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan" menggelar musyawarah besar untuk menuntut kepastian kelanjutan pembangunan Jembatan Lalan. Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini menghasilkan kesepakatan tegas untuk menggelar aksi damai dan menutup akses sungai bagi perusahaan jika tuntutan tidak dipenuhi.

Musyawarah tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Desember 2025, bertempat di Balai Desa Suka Jadi, mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Rapat ini dipimpin langsung oleh I Gusti Ketut Satya Mertha selaku Ketua Forum Musyawarah dan dihadiri oleh Kepala Desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pemuda.  

Rencana Aksi Damai 1 Januari 2026

Berdasarkan hasil kesepakatan forum, seluruh peserta menyetujui rencana pelaksanaan aksi damai menuntut pembangunan jembatan yang akan digelar pada tanggal 1 Januari 2026 di lokasi Jembatan Lalan.  

Dalam notulen rapat, terungkap beberapa poin tuntutan krusial yang disepakati, antara lain:

1. Mendesak dilanjutkannya pembangunan Jembatan Lalan.  

2. Menutup alur Sungai Lalan bagi perusahaan pengguna alur sungai tersebut.  

3. Mendesak evaluasi izin perusahaan jika tidak bersedia melanjutkan pembangunan jembatan.  

4. Menuntut perhatian terhadap dampak sosial akibat robohnya jembatan, termasuk penyediaan penyeberangan gratis.  

5. Menetapkan batas waktu pembangunan jembatan maksimal 7 bulan terhitung dari tanggal 1 Januari 2026.  

Aliansi memberikan ultimatum keras terkait tuntutan tersebut. Dalam poin kesepakatan disebutkan bahwa jika tuntutan (poin a sampai e) tidak dipenuhi, maka segala hal yang tidak diinginkan yang mungkin terjadi di kemudian hari bukan menjadi tanggung jawab Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan.  

Guna mengawal aksi ini, musyawarah juga telah menyetujui struktur kepengurusan organisasi "Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan". I Gusti Ketut Satya Mertha ditunjuk sebagai Ketua Aliansi, didampingi Legimin sebagai Wakil Ketua, serta Sahrul Bahtiyar dan Setiawan sebagai Sekretaris.  

Selain pengurus inti, aliansi juga telah membentuk berbagai bidang pendukung aksi, mulai dari perlengkapan, orasi, keamanan yang melibatkan Linmas dan Banser, hingga tim medis dari Puskesmas Bandar Agung dan Karang Mukti.  

Rapat ditutup dengan kondusif pada pukul 15.00 WIB setelah pembacaan doa dan penandatanganan berita acara. Dokumen ini menjadi landasan resmi bagi masyarakat Lalan untuk bergerak memperjuangkan infrastruktur vital di wilayah mereka

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Tujuh Bulan Berjalan, Parkir Berlangganan Sumbang PAD Tulungagung Rp 6,95 Miliar

Wed, 5 Aug 2026 01:49:20am

Tulungagung – Penerapan sistem parkir berlangganan di Kabupaten Tulungagung terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan...

Tujuh Bulan Berjalan, Parkir Berlangganan Sumbang PAD Tulungagung Rp 6,95 Miliar

Wed, 5 Aug 2026 01:45:05am

Tulungagung – Penerapan sistem parkir berlangganan di Kabupaten Tulungagung terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan...

Rapat Paripurna XXXVIII DPRD Prov. Sumsel tentang Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Sun, 26 Jul 2026 12:09:46pm

  Palembang, 13 Juli 2026 - DPRD Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna ke-39 dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan...

Pemkab Muba Bergerak Tertibkan Legalitas Perusahaan, Bidik Lonjakan PAD dan Kepastian Investasi*

Wed, 22 Jul 2026 12:36:05am

*SEKAYU, MUSI BANYUASIN* – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengambil langkah besar dalam memperkuat tata kelola investasi dan...

Dinilai Minim Transparansi, Papan Aset Gedung Pengolahan Ikan Pemkab Muba Disorot Aktivis

Thu, 16 Jul 2026 11:54:06am

  SEKAYU – Tata kelola aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin kembali memicu kritik. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada papan...

Baca Juga