TULUNGAGUNG – Kasus tindak pidana perampasan konci dengan kekerasan yang sempat meresahkan warga di wilayah Karangrejo akhirnya menemui titik terang.
Melalui pendekatan Restorative Justice, perkara yang melibatkan dua pemuda ini resmi berakhir damai setelah kedua belah pihak sepakat melakukan pencabutan laporan di Mapolsek Karangrejo, Jumat (03/04/2026).
Kronologi dan Respon Cepat Aparat

Peristiwa bermula di pinggir jalan raya Desa Jeli, tepatnya di depan Markas Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung. Saat itu, Leo Albert Pramana (24) diduga melakukan perampasan kunci sepeda motor Honda Beat milik Marsela Dwiani (22) yang disertai dengan ancaman kekerasan.

Mendapati kejadian di depan markasnya, Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, bergerak cepat memberikan informasi langsung kepada Kapolres Tulungagung. Merespon laporan tersebut, Kapolres segera menginstruksikan Polsek Karangrejo untuk menindaklanjuti.
Tak butuh waktu lama, jajaran Polsek Karangrejo dipimpin AKP Neni Endah Sriratmi, S.H., bersama Wakapolsek Tulungagung dan tim LMP mendatangi TKP serta kediaman pelaku. Pelaku akhirnya dijemput untuk dimintai keterangan di Mapolsek Karangrejo.
Penyelesaian Secara Humanis
Setelah dilakukan mediasi, Leo Albert mengakui kesalahannya, mengembalikan barang bukti, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Mengingat itikad baik pelaku, korban Marsela Dwiani secara tulus memberikan maaf dan mengajukan surat permohonan pencabutan laporan bernomor LPM/13/IV/2026.
"Pihak korban telah menerima permohonan maaf pelaku. Perkara ini disepakati selesai secara kekeluargaan tanpa ada paksaan dari pihak manapun," jelas Kapolsek Karangrejo, AKP Neni Endah Sriratmi.
Apresiasi Sinergi Polri dan Masyarakat
Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme kepolisian. Menurutnya, kecepatan Kapolres dalam merespon laporan dan tindakan sigap Kapolsek Karangrejo adalah bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.
Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan Musi Banyuasin...
Musi Banyuasin - Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan...
Cabang Olahraga Catur di pentas Porprov 2025, Jumat pagi (24/10) resmi di buka, sebanyak 117 atlit ikut meriahkan dari 14 Kabupaten dan Kota...
MUBA - Dugaan pengelolaan Hutan Kawasan Tanpa Izin di Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin hingga kini belum ada penegakkan...
Sekayu- – Pelantikan Pengurus Baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Rahmaniyah Sekayu(IRS)diselenggarakan di Gedung Irs Sekayu Musi...