Sekayu– Suasana Podcast "Orang Cerdas" mendadak riuh saat kedatangan sosok organisatoris bertangan dingin, Saputra Chandra Lesmana, Selasa (27/1/2026). Dipandu oleh host kawakan Yohandes (Jay)—praktisi penyiaran senior alumni Radio Musi FM, Trijaya FM, hingga RDI Sekayu sekaligus jurnalis pemegang Kartu Utama Dewan Pers—diskusi ini mengupas tuntas peta jalan masa depan olahraga di Bumi Serasan Sekate.
Dalam obrolan mendalam tersebut, Saputra secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam bursa pemilihan Ketua Umum KONI Musi Banyuasin (Muba) periode mendatang.
Mandat Akar Rumput dan Etika Berorganisasi
Saputra menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar mengejar kursi kekuasaan, melainkan sebuah respons terhadap aspirasi kuat dari bawah.
"Keberanian ini lahir dari mandat cabor-cabor. Ini adalah amanah yang harus diperjuangkan secara terhormat di Musorkab nanti," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya etika dalam transisi kepemimpinan. Baginya, berakhirnya masa bakti pengurus lama pada Mei mendatang merupakan momen estafet yang harus berjalan elegan. Saputra berpendapat bahwa menghormati senioritas adalah kewajiban, namun menghadirkan inovasi baru adalah keharusan demi menjaga marwah organisasi.
Strategi "Out-of-the-Box" Hadapi Defisit Anggaran
Menghadapi tantangan finansial dan potensi anggaran yang minim, Saputra tidak gentar. Ia menawarkan solusi strategis agar prestasi olahraga tidak terbelenggu ketergantungan pada APBD:
Kemitraan Strategis: Memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dan perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Muba melalui program CSR olahraga.
Efisiensi Tata Kelola: Memastikan alokasi dana berfokus langsung pada pelatihan dan regenerasi atlet, bukan habis pada birokrasi.
Prioritas Program: Menjamin kalender kompetisi tetap berjalan meski di tengah kendala administratif.
Visi "Jemput Bola" ke Pelosok Desa
Selaras dengan semangat Pemkab Muba untuk "Maju Lebih Cepat", Saputra berencana merombak pola pembinaan. Ia menilai banyak talenta hebat yang masih tersembunyi di pelosok desa tanpa terpantau radar.
"Kita akan bangkitkan geliat olahraga dari tingkat desa dan kecamatan. Pembinaan tidak boleh hanya 'kota-sentris'. Kita harus menjemput bola jika ingin mencetak bibit unggul berkelas nasional," jelasnya.
Mempertahankan Takhta Juara Umum
Sebagai sosok yang memahami sejarah prestasi daerah, Saputra mengakui tantangan terberat adalah mempertahankan predikat Juara Umum. Ia menekankan bahwa KONI Muba membutuhkan pemimpin yang "siap pakai"—bukan sosok yang baru belajar dari nol.
Kriteria Pemimpin KONI Muba Ideal Versi Saputra Chandra Lesmana:
-Loyalitas Tinggi Tidak goyah oleh kepentingan politik atau pribadi sesaat.
- Pengalaman Memahami peta konflik organisasi dan memiliki solusi konkret.
Passion Memiliki kecintaan tulus dan dedikasi penuh pada dunia olahraga.
Penutup dari Meja Redaksi:
Wawancara di Podcast "Orang Cerdas" ini memberikan gambaran jelas bahwa KONI Muba membutuhkan nakhoda yang berani mengambil risiko namun tetap santun dalam beretika. Saputra Chandra Lesmana tampaknya telah menyiapkan peta jalan yang matang untuk membawa olahraga Muba tetap di puncak klasemen prestasi.
Kitamerahputih.com Jumat 23 April 2021Kota Probolinggo - Jawa Timur, Koramil 0820/01 - Laskar Merah Putih Kecamatan Mayangan, Komando Rayon...
Kitamerahputih.com Jumat 22 April 2021 Kota Probolinggo - Jawa Timur, Pemerintah Daerah Kota Probolinggo - Kecamatan Mayangan, Program...
SEKAYU, - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi mengikuti Rapat...
Kitamerahputih.com Kamis 22 April 2021 Kota Probolinggo, Jawa Timur. Komisi Pemilihan Umum - Dewan Pimpinan Daerah Partai Berkarya Kota...
Kitamerahputih.com Kamis, 22 April 2021 Jaya Pura, musibah covid 19 yang melanda dunia saat ini memasuki masa 2 tahun tak terkecuali juga...