Mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Hukum (sekarang bagian dari Institut Rahmaniyah Sekayu) menggelar acara buka puasa bersama di Rumah Makan Kuyung Kitek, Sekayu. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Ahmadi Dausat, serta jajaran pimpinan rektorat, institut Rahmaniyah Sekayu
H. Ahmadi Dausat, yang juga tercatat sebagai salah satu mahasiswa aktif di program studi Hukum Institut Rahmaniyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kekeluargaan antar sesama mahasiswa, dosen, dan alumni.
"Momen Ramadan ini sangat tepat untuk kita berkumpul, melepas penat sejenak dari rutinitas akademik, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa dengan pihak kampus maupun pemerintah daerah," ujar Ahmadi di sela-sela acara.
Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu, Dr. Wandi Subroto, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya silaturahmi ini. Ia menilai inisiatif mahasiswa dalam menjaga kekompakan sangat positif bagi iklim akademik di kampus.
Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan ini. Silaturahmi seperti ini harus terus dijaga karena melalui dialog santai di meja makan seperti ini, seringkali muncul ide-ide segar untuk kemajuan institut kita tercinta," ungkap Dr. Wandi.
Acara yang berlangsung khidmat namun santai tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara jajaran dosen, rektorat, serta seluruh mahasiswa yang hadir.
Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...