Sabtu, 7 November 2026 - 01:34 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dulu Dikritik Kini Didukung: LMP Tulungagung Beberkan Transparansi Hasil Parkir Berlangganan 2026

Sabtu, 7 Februari 2026
341 views
1
IMG-20260207-WA0056

TULUNGAGUNG, kita Merah Putih com – Sikap kritis Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung terhadap kebijakan parkir berlangganan tahun lalu kini berbuah manis. Setelah sempat vakum dua tahun, penerapan kembali kebijakan ini terbukti membawa dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ketertiban kota.

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengungkapkan bahwa kolaborasi pihaknya dengan Dinas Perhubungan (Dishub) telah melahirkan program "Pantaukir" (Pantau Parkir) yang mulai berjalan pada Januari-Februari 2026. Program ini fokus menyisir kawasan parkir liar dan memastikan trotoar bebas dari kendaraan.

"Meski jukir liar masih ditemukan, Dishub dan Satpol PP berkomitmen melakukan penertiban secara humanis. Ini adalah langkah maju setelah kebijakan ini sempat kami kritisi pada RDP April 2025 lalu," ujar Hendri, Sabtu (7/2/2026).

Transparansi Bagi Hasil & Capaian PAD

Salah satu poin krusial yang diungkapkan Hendri adalah kejelasan skema bagi hasil yang disepakati melalui rekonsiliasi antara Bapenda Jatim, Polres Tulungagung, dan Pemkab Tulungagung. Berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS), porsi bagi hasil ditetapkan sebesar:

79% untuk Pemkab Tulungagung.

16% untuk Bapenda Jatim.

5% untuk Polres Tulungagung.

Transparansi ini membuahkan hasil nyata. Tercatat pada periode Januari 2026, kebijakan parkir berlangganan berhasil menyumbang pendapatan sebesar Rp875 juta.

LMP sebagai Mitra Strategis

Dishub Tulungagung memberikan apresiasi tinggi kepada LMP. Kritik yang disampaikan LMP tahun lalu terkait potensi kebocoran retribusi justru menjadi pemantik perbaikan sistem yang kini meningkatkan PAD secara signifikan.

"LMP kini dipandang sebagai mitra strategis yang kontribusinya nyata dalam pembangunan daerah. Kami akan terus mengawal agar edukasi masyarakat terkait parkir berlangganan ini berjalan optimal," tutup Hendri.

Penataan ini diharapkan dapat menghapus praktik jukir tidak transparan yang sebelumnya dikeluhkan warga, sekaligus memperkuat fondasi keuangan daerah melalui sektor retribusi yang lebih akuntabel.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Gerbong Kepemimpinan KADIN Sumsel, Dodi Reza Periode 2020-2025 Resmi Dilantik

Thu, 25 Mar 2021 04:48:43pm

Gerbong Kepemimpinan KADIN Sumsel, Dodi Reza Periode 2020-2025 Resmi Dilantik kitamerahputih.com Kamis, 24/03/2021. Palembang - Sumsel,  Pandemi...

DPD BAPERA Sumsel, Percayakan Dodi Reza Alex Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan

Thu, 25 Mar 2021 04:33:48pm

DPD BAPERA Sumsel, Percayakan Dodi Reza Alex Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan kitamerahputih.com Kamis, 25/03/2021. Palembang - Sumsel, Visioner...

Insan Pers Muba bersama Instansi lainnya Jalani Vaksinasi Covid 19 Ke Dua

Thu, 25 Mar 2021 02:19:44am

Insan Pers Muba bersama Instansi lainnya Jalani Vaksinasi Covid 19 ke 2 kitamerahputih.com Kamis, 25/03/2021 Sekayu - Sumsel, Puluhan Wartawan...

Kamacab LMP Ajak Silaturahim Bersama Ketua MUI (Gus Hadi) Tulung Agung

Wed, 24 Mar 2021 09:29:16am

Kamacab LMP Ajak Silaturahim Bersama Ketua MUI (Gus Hadi) Tulung Agun kitamerahputih.com. Jumat, 24/03/2021. Tulung Agung - Jawa Timur, Dalam...

BALMON Kelas II Merauke melakukan Rapat Koordinasi bersama Peng urus ORARI Lokal Merauke terkait Rencana Pelaksanan UNAR Non Reguler Berbasis CAT.

Mon, 22 Mar 2021 06:36:38am

Kitamerahputih.comMerauke, 22 Maret 2021.Pelaksana Tugas  Kepala Balai Monitor Spektrum Frekwensi Radio Kelas II Merauke Helmi Zainuddin, ST,. MT ...

Baca Juga