Kamis, 11 Juni 2026 - 09:33 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dugaan Pungli SMKN di Tulungagung Belum Final, LMP Kawal Rekomendasi Sanksi Pembinaan Inspektorat Jatim

Kamis, 12 Februari 2026
313 views
0
IMG-20260212-WA0047

 TULUNGAGUNG – Perkara dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru. Meski Inspektorat Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan rekomendasi sanksi berupa pembinaan dan pengawasan, kasus yang dikawal oleh Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Tulungagung ini ditegaskan belum berakhir.

Perjalanan kasus ini terbilang panjang, bermula dari aduan wali murid ke Polres Tulungagung hingga sempat menarik perhatian Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri melalui gelar perkara khusus. Teranyar, Inspektorat Jatim melimpahkan perkara ini kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur,

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari Inspektorat Jatim terkait pelimpahan tersebut.

"Laporan pengaduan terkait dugaan pungli di SMKN Tulungagung telah dilimpahkan pada Disdik Jatim untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Polres Tulungagung," ujar Hendri, Kamis (12/2/2025).

Hendri menekankan bahwa poin penting dalam surat tersebut adalah kewajiban Disdik Jatim untuk melaporkan hasil tindak lanjut pembinaan kepada Inspektorat dan pihak kepolisian. Hal ini menandakan bahwa proses hukum masih memiliki peluang untuk berkembang.

"Permasalahan ini belum final. Masih ada potensi untuk dibuka kembali atau ditingkatkan ke tahap penyidikan, tergantung pada bagaimana rekomendasi tersebut dijalankan," tegasnya.

LMP Tulungagung berkomitmen untuk terus mengawal proses ini, khususnya di tingkat Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Tulungagung-Trenggalek. Hendri berharap momentum ini menjadi titik balik perbaikan sistem penggalangan dana di lingkungan sekolah.

"Fokus kita adalah memastikan Disdik Jatim memperbaiki sistem penggalangan dana agar sesuai peraturan, sehingga praktik pungli tidak lagi menghantui dunia pendidikan di masa depan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Cabdindik Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek belum memberikan keterangan resmi terkait langkah pembinaan yang akan diambil.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Jargas Mengalir Hingga Pelosok, Warga Bayung Lencir Bersyukur dan Terima Kasih Pada Bupati Dodi

Sun, 14 Mar 2021 12:57:00pm

Jargas Mengalir Hingga Pelosok, Warga Bayung Lencir Bersyukur dan Terima Kasih Pada Bupati Dodi kitamerahputih.com Minggu,14/03/2021. Bayung...

Peringati Isra Miraj Macab LMP Kabupaten Cianjur Santuni Puluhan Yatim Piatu

Sun, 14 Mar 2021 05:14:07am

Peringati Isra Miraj Macab LMP Kabupaten Cianjur Santuni Puluhan Yatim Piatu kitamerahputih.com Minggu,14/03/2021. Cianjur - Jawa Barat, Jajaran...

Andi Kurniawan, Sekda Mada LMP Provinsi Babel Tantang Feri Irawan Dalam Hal Legalitas

Sat, 13 Mar 2021 06:37:37am

Andi Kurniawan, Sekda Mada LMP Provinsi Babel Tantang Feri Irawan Dalam Hal Legalitas kitamerahputih.com Sabtu,13/03/2021. Bangka Belitung,...

Laskar Merah Putih Kabupaten Tulung Agung Audiensi Bersama Pengadilan Negeri

Sat, 13 Mar 2021 03:16:51am

Laskar Merah Putih Kabupaten Tulung Agung Audiensi Bersama Pengadilan Negeri kitamerahputih.com Sabtu,13 Maret 2021. Tulung Agung - Jawa Timur,...

STIA Bayuangga Peduli Korban Banjir Dringu

Fri, 12 Mar 2021 01:05:13pm

STIA Bayuangga Peduli Korban Banjir Dringu kitamerahputih.com Jumat, 12/03/2021. Probolinggo - Jawa Timur, Pasca banjir  yang menerjang warga di...

Baca Juga