Jumat, 12 Juni 2026 - 08:31 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dugaan Pungli SMKN di Tulungagung Belum Final, LMP Kawal Rekomendasi Sanksi Pembinaan Inspektorat Jatim

Kamis, 12 Februari 2026
314 views
0
IMG-20260212-WA0047

 TULUNGAGUNG – Perkara dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru. Meski Inspektorat Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan rekomendasi sanksi berupa pembinaan dan pengawasan, kasus yang dikawal oleh Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Tulungagung ini ditegaskan belum berakhir.

Perjalanan kasus ini terbilang panjang, bermula dari aduan wali murid ke Polres Tulungagung hingga sempat menarik perhatian Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri melalui gelar perkara khusus. Teranyar, Inspektorat Jatim melimpahkan perkara ini kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur,

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari Inspektorat Jatim terkait pelimpahan tersebut.

"Laporan pengaduan terkait dugaan pungli di SMKN Tulungagung telah dilimpahkan pada Disdik Jatim untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Polres Tulungagung," ujar Hendri, Kamis (12/2/2025).

Hendri menekankan bahwa poin penting dalam surat tersebut adalah kewajiban Disdik Jatim untuk melaporkan hasil tindak lanjut pembinaan kepada Inspektorat dan pihak kepolisian. Hal ini menandakan bahwa proses hukum masih memiliki peluang untuk berkembang.

"Permasalahan ini belum final. Masih ada potensi untuk dibuka kembali atau ditingkatkan ke tahap penyidikan, tergantung pada bagaimana rekomendasi tersebut dijalankan," tegasnya.

LMP Tulungagung berkomitmen untuk terus mengawal proses ini, khususnya di tingkat Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Tulungagung-Trenggalek. Hendri berharap momentum ini menjadi titik balik perbaikan sistem penggalangan dana di lingkungan sekolah.

"Fokus kita adalah memastikan Disdik Jatim memperbaiki sistem penggalangan dana agar sesuai peraturan, sehingga praktik pungli tidak lagi menghantui dunia pendidikan di masa depan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Cabdindik Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek belum memberikan keterangan resmi terkait langkah pembinaan yang akan diambil.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Belajar Bersosialisasi Kemasyarakat, Safari Ramadhan FECC Sukses di Gelar

Sat, 1 May 2021 04:59:40am

Belajar Bersosialisasi Kemasyarakat, Safari Ramadhan FECC Sukses di Gelar kitamerahputih.com Sabtu, 01 Mei 2021 Palembang- Di bulan puasa, Safari...

Buka Puasa Bersama LMP Musi Banyuasin Gelar Yasinan dan Doa Untuk 53 Prajurit Terbaik Hiu Kencana

Fri, 30 Apr 2021 04:05:16pm

  kitamerahputih.com Jumat, 31 April 2021 Sekayu - Sumsel, Indonesia saat ini kehilangan 53 prajurit terbaik Hiu Kencana pada musibah...

Tanamkan Jiwa Kebangsaan, Cara Muba Jaga Zero Konflik

Fri, 30 Apr 2021 04:36:21am

SEKAYU | Beragam suku dan agama terdapat di tiap warga masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Meski demikian, daerah yang dipimpin Bupati Dr...

Camat di Muba Perketat Pengawasan Prokes

Thu, 29 Apr 2021 04:46:28am

Musi Banyuasin,- Kasus warga yang positif COVID-19 khususnya di Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus bertambah. Kondisi ini...

Membangun Karakter Warga Binaan Lapas Kelas IIB Merauke Bersinergi Dengan Tokoh Agama

Wed, 28 Apr 2021 01:47:52pm

  Kitamerahputih.com Rabu, 28 April 2021 Merauke - Papua, Dalam rangka pembinaan kerohaniawan Ketua Tim Plh Kepala Lembaga Pemasyarakatan...

Baca Juga