Senin, 15 Juni 2026 - 09:05 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dorong Tingkatkan Alokasi Dana Desa

Selasa, 4 Oktober 2022
46 views
0
IMG-20221004-WA0075

Percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga pedesaan di Kabupaten Muba terus dikebut Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi. Hal ini juga menyasar dari semua sektor terutama dari kawasan pelosok desa yang menjadi konsen utama Pemkab Muba.

"Di Kementerian Pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan, saya terus mendorong agar alokasi dana desa di Muba ini ditingkatkan karena percepatan pembangunan infrastruktur dan tingkat kesejahteraan di pedesaan di Muba menunjukkan tren positif," ujar Anggota Komisi XI DPR RI, Ir Achmad Hafisz Tohir saat Pembukaan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Kabupaten Musi Banyuasin di OpproomPemkab Muba, Selasa (4/10/2022).

Adik kandung Hatta Radjasa ini mengapresiasi Kabupaten Muba di bawah komando Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi telah berhasil menurunkan angka kemiskinan.

"Di saat beberapa daerah lain justru tingkat kemiskinannya meningkat, justru di Muba menurun. Ini sangat luar biasa," ungkapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan Pemkab Muba tidak hanya mengandalkan dana desa dari APBD namun Pemkab Muba juga telah mengalokasikan dana desa melalui dana APBD Kabupaten Muba.

"Bahkan jumlah dana desa dari APBD Muba lebih besar dari alokasi dana desa APBN, ini bentuk keseriusan Pemkab Muba untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan di desa-desa Kabupaten Muba," tuturnya.

Mantan Kepala Bappeda Muba ini mengungkapkan sebanyak 40 persen alokasi dana desa dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Yang mana juga selain itu dialokasikan untum program ketahanan pangan dan hewani serta penanganan COVID-19," urainya.

Selain itu, dalam kaitan transparansi Apriyadi mengaku dana desa di Muba sudah menetapkan sistem keuangan desa (Siskeudes) yang transparan dan akuntabel.

"Kita ingin agar pengelolaan dana desa benar-benar transparan dan akuntabel," ucapnya.

Lanjutnya, dalam kesempatan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa kiranya dapat diikuti dengan baik oleh Perangkat desa di Muba. "Tujuannya agar pengelolaan dana desa on the track dan tidak menemukan kendala dalam implementasi," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga turut dihadiri sebagai narasumber Kakanwil DJPb Provinsi Sumatera Selatan, Lydia Kurniawati Christyana MM, Kepala Perwakilan BPKP Sumsel, Buyung Wiromo Samudro, dan Wakil Ketua DPRD Muba Endi Susanto. (Lisa/Rendi/ MCMUBA )

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Fri, 5 Jul 2019 10:19:36am

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...

Baca Juga