PALEMBANG — Desa Tebing Bulang, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil meraih piagam penghargaan bergengsi dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan desa dalam membentuk Desa Migran Aman dan Sejahtera (Desa Migran Emas) yang dibina langsung oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba.
Piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Tebing Bulang, Arisandi, yang diserahkan oleh Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah. Penyerahan momentum penting ini didampingi langsung oleh Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, serta disaksikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja kabupaten/kota lainnya se-Sumatera Selatan.
Apresiasi dan Komitmen Perlindungan PMI
Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, dalam statemennya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan komitmen nyata yang ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Tebing Bulang serta Disnakertrans Muba.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian tingkat desa dalam memberikan perlindungan hulu bagi warga negara kita. Dengan terbentuknya Desa Migran Emas ini, kita dapat memastikan proses migrasi tenaga kerja berjalan secara aman, legal, dan prosedural. Desa Tebing Bulang menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan desa mampu meminimalkan risiko penempatan non-prosedural sekaligus memaksimalkan potensi kesejahteraan pekerja migran," ujar Waydinsyah.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, turut menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas kinerja solid di tingkat desa.
“Selamat atas kinerja luar biasa Kepala Desa Tebing Bulang beserta seluruh perangkat desa dan BPD Desa Tebing Bulang. Pembentukan Desa Migran Emas ini adalah langkah krusial untuk mendata, memetakan, dan melindungi warga kita yang bekerja di luar negeri. Dan kami akan mendorong desa desa kita dimuba yang memiliki warga yang bekerja sebagai pekerja migran indoensia di luar negeri segera membentuk desa MIGRAN EMAS ini.
Tugas kita ke depan adalah menyempurnakan batasan-batasan perlindungan ini, memastikan data terintegrasi dengan baik, sehingga tidak ada lagi celah bagi penempatan ilegal. Kita ingin pekerja migran asal Muba berangkat dengan aman, bekerja dengan tenang, dan pulang dengan sejahtera," tegas Herryandi Sinulingga.dan Melalui program terintegrasi ini kedepan Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat komitmennya dalam mengawal ketenagakerjaan yang aman dan akuntabel di bawah semangat kedaerahan "Muba Maju Lebih Cepat."
Kita merah Putih.com Panen raya jagung serentak nasional kuartal III digelar di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Sumatera Selatan,...
Kita merah Putih.com - Memperingati Hari Rabies Sedunia, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Peternakan Musi Banyuasin gelar layanan...
Sekayu -AQJ News.com Badan Amil Zakat kabupaten Musi Banyuasin terus melaksanakan kegiatan yang positif untuk memberikan keahlian dengan melaksanakan...
Tribratamubanews.com – Berniat (51), warga Desa Tanjung Durian, Kecamatan Lawang Wetan, pemilik lokasi penyulingan minyak mentah (illegal...
Guna mendukung program ketahanan pangan terus digalakkan oleh Polres Musi Banyuasin melalui jajaran Polsek, Kapolsek Lalan IPTU Syazili, S.H.,...