Kita merah Putih.com - Memperingati Hari Rabies Sedunia, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Peternakan Musi Banyuasin gelar layanan vaksinasi gratis hewan peliharaan, Rabu, 25 September 2025

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) kabupaten Muba Ir A Thamrin Melalui Kepala UPT Puskeswan Firly Juniandra.S.Pt Msi menyapaikan bahwa Hari Rabies Sedunia sebuah kampanye global yang diselenggarakan pada tanggal 28 September setiap tahun. Peringatan Hari Rabies Sedunia dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan dan pengendalian penyakit rabies.
“Oleh karena itu bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan,Kera, kucing,dan Anjing mari datang ke Pusat kesehatan hewan untuk pencegahan penyakit rabies pada binatang. Jika sayang pada hewan peliharaan”Ujarnya
Pemberian vaksin tersebut tidak dipungut biaya alias gratis dalam rangka peringatan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day)yang kami selenggarakan pada tanggal 22 sampai dengan 30 September 2025 di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di jalan peternakan no 07 Serasan jaya Sekayu Musi Banyuasin , untuk jam pelayanan dari 08:00-12:00 WIB dan 14:00-16:00 WIB
Untuk informasi sampai saat ini kami bersama tim dokter hewan telah memberikan vaksinasi Rabies sebanyak 150 Kucing ,Kera 3 Dosis yang di dominasi hewan peliharaan jenis Kucing,untuk Vaksin sendiri kami telah menyediakan 300 Vial
Untuk di kabupaten Musi Banyuasin untuk sebaran Vaksin di 6 Puskeswan meliputi
1.Puskeswan Sekayu wilayahnya Serasan jaya lais Batang hari Leko
2.Puskeswan Sido Rahayu Wilayah Kerjanya Plakat Tinggi,Sungai Keruh Jirak
3.Puskeswan Kasmaran Wilayah Kerjanya
Babat sanga desa, Lawang Wetan
4.Puskeswan Srigunung Wilayah Kerjanya
Sungai Lilin Babat Supat Keluang
5.Puskeswan kali Berau Wilayah Kerjanya bayung Lincir , Tungkal Jaya
6.Puskeswan Lalan
Dengan adanya layanan tersebut mari kita manfaatkan kesempatan ini Agar hewan kesayangan kita terhindar dari penyakit Rabies
Semetara itu Drh Raudia Tuzzarah menyampaikan bahwa Bahaya rabies terletak pada sifatnya yang serang otak dan sistem saraf pusat, yang berakibat fatal dan sering menyebabkan kematian karena tidak ada pengobatan yang efektif setelah gejala muncul. Virus ini dapat ditularkan melalui air liur atau gigitan hewan yang terinfeksi, dan gejala pada manusia meliputi demam, mual, gelisah, takut air (hidrofobia), dan air liur berlebihan, yang menunjukkan kerusakan saraf yang parah dan tidak dapat dipulihkan.
Mengapa Rabies Berbahaya?
Serangan terhadap Sistem Saraf: Virus rabies menyerang sistem saraf pusat dan otak, menyebabkan kerusakan yang parah.
Tidak Ada Obat Setelah Gejala Muncul: Begitu gejala rabies muncul, penyakit ini hampir selalu berakibat fatal.
Kematian: Kerusakan otak yang tidak dapat dipulihkan akibat virus rabies dapat mengganggu fungsi vital tubuh, yang akhirnya berujung pada kematian.
Bagaimana Penularan Terjadi?
Gigitan atau Cakaran Hewan Terinfeksi: Penyakit ini umumnya ditularkan melalui gigitan, cakaran, atau jilatan air liur hewan yang terinfeksi, seperti anjing, kucing, kelelawar, atau kera.
Melalui Air Liur: Virus dapat masuk ke tubuh manusia jika air liur hewan yang terinfeksi masuk ke luka, bahkan melalui kulit yang tidak luka.
Gejala Rabies pada Manusia
Gejala Umum: Demam, sakit kepala, mual, nyeri atau sensasi tidak nyaman di lokasi gigitan.
Gejala Neurologis: Gelisah, takut air (hidrofobia), takut cahaya (fotofobia), dan air liur berlebihan (hiper salivasi).
Apa yang Harus Dilakukan Jika Terpapar?
Segera Cuci Luka: Bersihkan luka secara menyeluruh dengan sabun dan air mengalir selama 10-15 menit.
Bersihkan dengan Antiseptik: Setelah dicuci, bersihkan luka dengan antiseptik seperti alkohol atau disinfektan berbasis yodium.
Segera ke Fasilitas Kesehatan: Kunjungi puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk segera mendapatkan vaksinasi rabies dan/atau serum anti rabies.
SEKAYU – Kualitas pelayanan publik di Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Musi Banyuasin, Sekayu, menjadi sorotan tajam. Salah satu pemilik biro...
SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak masif dalam menekan angka...
SEKAYU (6 April 2026) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga...
TULUNGAGUNG – Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam pendampingan masyarakat. Ketua LMP Tulungagung,...
SEKAYU – Perairan Fish Karang Fendrik menjadi saksi bisu sebuah kolaborasi apik pada 3-4 April 2026. Bukan sekadar penyaluran hobi memancing,...