Minggu, 14 Juni 2026 - 03:42 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dana RP. 562.134.000 Pembangunan Saluran Pengering ruas jalan karangsono -Sumber Dadap kecamatan Pucanglaban Sia sia

Rabu, 3 Mei 2023
302 views
0
IMG-20230503-WA0015

Kitamerahputih com Masyarakat desa Sumberdadap Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung merasa kecewa dengan proyek Pembangunan Saluran Pengering ruas jalan karangsono Sumber Dadap kecamatan Pucanglaban proyek yang didanai dari APBD sebesar RP. 562.134.000 tidak menjadi solusi untuk aliran air.

Salah satu warga yang terdampak akibat Proyek tersebut atas nama (B) Menyampaikan bahwa di depan rumahnya di buat selokan malah banjir berarti selokan tidak mengalir,malah menampung air 

Proyek sepanjang 400an meter itu awalnya, dimulai dari sisi utara. Beberapa pekerja dan alat berat telah beroperasi menggempur emperan rumah dan membuat galian sedalam 1,5 meter yang kelak akan dibuat saluran gorong gorong.

Namun entah bagaimana, proyek yang dikerjakan dalam 45 hari kalender mulai 08 Nopember-22 Desember tahun 2022 itu, pelaksanaan pemasangan gorong gorongnya berubah dari titik awal. Dan hingga proyek itu selesai menyisakan galian sepanjang 100 an meter.

"Itu proyek tahun lalu, namun menyisakan masalah bagi warga disini. Padahal dulu kami setuju saja meski tidak ada ganti rugi jika ada bangunan yang dihancurkan," ujar BK, salah satu warga saat diwawancara oleh Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) di rumahnya, Selasa (02/05/2023).

Dari papan nama diketahui, CV yang mengerjakan adalah CV Leon berdikari dengan pengawas CV Unicon. Namun begitu, beberapa warga, saat hendak digali mengaku dikumpulkan di Balaidesa, sempat juga meminta kepada Kepala Desa agar jika dana pas pasan jangan digali dulu yang ujung utara.

BK juga mengatakan, sebelum dibangun yang baru, sebenarnya sudah ada gorong gorongnya, namun kecil. Saat hujan air meluap ke jalan.

"Ketika digali dulu semua sudah rusak, hancur. Ini kalau langsung diuruk tentu air pun juga tergenang," katanya.

Anehnya, meski dibuat saluran pengering jalan, namun tidak ada buangan akhir diujung hilir. Sehingga, air tertampung diujung got. 

"Iya pak, ada airnya, dan ngumpulnya didepan rumah saya, jika tidak hujan airnya berhenti didepan rumah, jadi baunya itu bener bener luar biasa," kata ND warga yang lain.

Pantauan dilapangan, ada 2 rumah warga yang dibuat galian dan selebihnya adalah areal persawahan dengan panjang sekitar 100m.

Ketua LMP Hendri Dwiyanto menyebut, harusnya ada pihak yang bertanggung jawab atas masalah itu. Meski Ia nun jauh dipinggir pegunungan Tulungagung.

"Sudah berbulan bulan dari tahun lalu kok dibiarkan begitu, kasian warga disana," ungkapnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Dukung Perda No 2/2020 Laskar Merah Putih Audensi dengan Disnakertrans Musi Banyuasin

Wed, 3 Feb 2021 01:51:48pm

. kitamerahputih.com Selasa, 03/02/2021. Sekayu - Musi Banyuasin, bertempat di ruang rapat kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten...

Gus Noer Fathur RE:berkomentar menilai rencana Revisi Undang-undang (RUU) Pemilu yang berpotensi mengerdilkan demokrasi,

Tue, 2 Feb 2021 06:57:47am

Probolinggo Jawa Timur, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Berkarya (Beringin Karya) turut berkomentar menilai rencana Revisi Undang-undang (RUU)...

Laskar Merah Putih Siap Dukung Program Pemkab Muba

Mon, 1 Feb 2021 12:11:07pm

SEKAYU, MUBA- Datang dan bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kabupaten Musi Banyuasin, Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih...

Laskar Merah Putih Muba, SIAP Pantau Janji 4 Perusahaan Memperbaiki Jalan Simpang Mangun Jaya – Macang Sakti

Fri, 29 Jan 2021 01:40:20am

Laskar Merah Putih Muba, SIAP Pantau Janji 4 Perusahaan Memperbaiki Jalan Simpang Mangun Jaya - Macang Sakti kitamerahputih.com. Jumat,...

Macab LMP Muba Gelar Pengajian Perdana dan Sholat Berjamaah

Thu, 28 Jan 2021 04:24:09pm

Macab LMP Muba Gelar Pengajian Perdana dan Sholat Berjamaah kitamerahputih.com Kamis, 28/01/2021. Sekayu - Musi Banyuasin, bertempat di...

Baca Juga