Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:29 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten jayapura Tentang Raperda”Di Gawangi aksi Demo

Rabu, 23 Juni 2021
235 views
0
IMG-20210623-WA0003

Pembukaan sidang paripurna II masa sidang II tentang Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 pada Selasa (22/6/2021) diwarnai Puluhan massa dari Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura menggelar aksi unjuk rasa depan kantor DPRD Kabupaten Jayapura.

Massa meminta DPRD Kabupaten Jayapura untuk segera membentuk panitia khusus (Pansus) Kemanusiaan guna menelusuri aliran dana hibah rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana dari BNPB ke Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura 

yang menjadi temuan dalam penggunaannya atas rekomendasi LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Papua.

"Kami dari Forum Kemanusiaan meminta kepada DPRD dalam hal ini Ketua DPRD Kabupaten Jayapura membentuk pansus kemanusiaan. Poinnya itu, segera bentuk pansus kemanusiaan untuk menindaklanjuti dana hibah bantuan banjir bandang dari BNPB senilai 275 miliar rupiah itu," kata Manase Bernard Taime, SH, koordinator aksi yang juga Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura

"Jadi kami desak agar segera di bentuk, karena kemarin ada berita yang keluar dari salah satu anggota DPR, kalau pansus kemanusiaan ini tidak penting untuk dibentuk dan yang penting itu pansus penambahan 5 kursi DPRD.inikan lebih kepada kepentingan partai politik, dan bukan ke rakyat. Kami datang mendorong (pembentukan pansus) , karena seperti yang telah kita ketahui semua, bahwa dana itu sudah masuk dari tanggal 3 September 2020 lalu dan ini bukan dana Silpa," tambahnya.

"Karenanya, lanjut Manase, dari pemerintah pusat (BNPB) telah menberi batas waktu hingga 3 September 2021 dana hibah ini harus digunakan sesuai dengan kebutuhan nya. Jika dana hibah tidak terpakai hingga batas waktu yang telah ditentukan, maka dana itu wajib dikembalikan ke pusat.

" sisah dua bulan , kami menunggu dari aksi demo lalu sampai sekarang tidak ada jawaban, sehingga hari ini kami naik lagi kesini untuk lakukan aksi demo damai guna mendesak Dewan membentuk pansus kemanusiaan," katanya.

Sementara ditempat yang sama, Sekretaris Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura, Jhon Maurits Suebu menyampaikan, orasinya "dengarkan ini baik-baik anggota Dewan terhormat, rakyat sekarang sudah menderita, rakyat hanya punya suara dan inilah senjata terakhirnya.

"Saat suara kami di bungkam, maka negara di tantang. Dan, pemerintah kabupaten Jayapura menjadi pemerintah yang di tantang, ingat itu dan camkan dengan baik," kata Jhon Maurits Suebu dalam orasinya.

"Ini bukan kepentingan sendiri, nasib kita di perjual belikan. Kami datang meminta tolong pertaruhkan nasib kami, korban banjir bandang. Jadi kami minta nasib kami diperhatikan, anggota Dewan dimana suaramu," sambungnya.

Lanjutnya, tinggal dua bulan lagi dana hibah ini akan dikembalikan. "Punya hati kah tidak kalian, dimana anggota dewan yang dipilih oleh rakyat. Kami meminta kepada wakil rakyat agar segera membentuk pansus," ujarnya.

"Pemerintah sekarang tidak pro rakyat, tidak mengutamakan kepentingan-kepentingan rakyat. 

Juga anggota dewan yang duduk sekarang ini tidak lagi berpihak kepada rakyat. kami meminta dengan sangat di sisa waktu kami masih ada, mari lah berpihak kepada rakyat," pintanya menambahkan.

Aksi demo yang berjalan damai dan kondusif, massa yang demo ditemui Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo didampingi Wakil Ketua I DPRD Drs. H. Muhammad Amin, Wakil Ketua II DPRD Patrinus R. N. Sorontou dan beberapa anggota DPRD lainnya seperti Rasino, Chyntia Rulliani Talantan, Martheis Lewerissa dan Lerry Patrix Suebu.

"Kami di DPRD memberi apresiasi dan menerima semua aspirasi. Untuk pansus kemarin kita sudah buat jadwal lembaga kegiatan persidangan dan hari ini kita habis buka sidang paripurna tentang LKPD 2020," kata Klemens Hamo yang juga Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Jayapura tersebut.

"Terkait pembentukan pansus itu punya mekanisme, bukan karena apa. Tapi, ada paripurna, dijadwalkan baru dibentuk. Tidak hanya di pimpinan DPR saja, tetapi kesepakatan bersama dengan seluruh anggota Dewan untuk membentuk pansu karena memang itu mekanisme yang ada," tambahnya.

Klemens Hamo mengucapkan terima kasih kepada massa pendemo dari Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura yang sudah datang menyampaikan aspirasi di kantor DPRD dan terimakasih juga kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. "Ini tempat rumah perwakilan rakyat menampung aspirasi masyarakat," ucapnya.

"Untuk waktu yang tinggal dua bulan ini, sesuai mekanisme suda di bahas,nanti kami paripurnakan untuk pembentukan pansus dan itu harus ada kesepakatan bersama," tukasnya.

Menanggapi yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura Manase Bernard Taime, SH, menyebutkan akan menggelar aksi serupa dengan massa yang lebih besar dan menghadirkan Ondofolo/Khose jika dalam waktu tiga hari tuntutan Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura mengambang dan tidak ada realisasinya.

"Jumat (25/6/2021) nanti, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar lagi dan disertai dengan Ondo/Khose di 27 kampung. Kalau di hari Jumat (25/6) itu DPRD belum membentuk pansus, maka kami akan duduki gedung DPR," tukasnya.

 

Red Audry Latumahina

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Garda Terdepan Kesejahteraan Rakyat, IIPG Muba Gelar Sarasehan dan Diklat Peningkatan Kapasitas Perempuan

Fri, 10 Jul 2026 04:05:22am

MUBA, 10 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Istri Partai Golkar (DPD IIPG) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menggelar acara Sarasehan...

Disnakertrans Muba Dorong Penguatan Hubungan Industrial yang Harmonis Antara Pekerja dan Perusahaan

Fri, 10 Jul 2026 12:02:36am

  Sekayu - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi menerbitkan Surat Anjuran terkait dinamika...

Perkuat Peran Perempuan, PD KPPG Musi Banyuasin Gelar Diklat dan Siap Hadapi Tantangan Digital

Thu, 9 Jul 2026 02:55:12am

MUBA — Pimpinan Daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PD KPPG) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan...

Duka Bapak Paiman di Desa Bukit Indah: Rumah Ludes Terbakar, Ketulusan Warga dan Damkar Jadi Kekuatan

Wed, 8 Jul 2026 07:42:32am

  PLAKAT TINGGI, MUBA – Ujian berat tengah menimpa Bapak Paiman, seorang warga di Desa Bukit Indah B3, Kecamatan Plakat Tinggi. Pada Rabu...

Sengkarut Lahan & Janji Manis Plasma di Lalan: DPRD Muba Desak Audit Total PT SCK

Tue, 7 Jul 2026 11:57:33am

  MUSI BANYUASIN – Tabir persoalan yang menyelimuti operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Surya Cipta Kahuripan (PT SCK) di...

Baca Juga