Rabu, 10 Juni 2026 - 10:03 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Mitos Kesehatan Sepekan: Masker Picu Keracunan hingga Kedelai Sebabkan Parkinson

Senin, 19 Oktober 2020
241 views
0
097557000_1574135697-cek_fakta__RS_banner

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa kabar hoaks masih terus bermunculan di media sosial. Tak terkecuali hoaks dan mitos seputar kesehatan.

Satu di antaranya klaim tentang menggunakan masker berakibat keracunan karbondioksida (CO2). Klaim menggunakan masker berakibat keracunan CO2 diunggah akun Facebook Soelaiman Sr., pada 2 Oktober 2020.

Unggahan tersebut berupa keterangan sebagai berikut:

"OH.. TERNYATA AKTIVIS ANTI MASKER DIA INI. Hayoolah .. kita buat gerakan yang sama sebagai aktivis anti Masker, agar kita tidak ketergantungan dan menyelamatkan banyak nyawa Manusia dari dampak terlalu lama dan terlalu Sering menggunakan Masker, yang bisa mengakibatkan HYPOXIA dan MATI karna fungsi paru" tidak lagi Normal dan keracunan CO2 kita sendiri. buat gerakan anti Masker agar kita tidak mudah di kontrol dan di kendalikan seperti Robot.Orang Sehat .. Gunakan OTAK."

Setelah ditelusuri, klaim menggunakan masker berakibat keracunan CO2 tidak benar. Karbon dioksida adalah gas yang terdiri dari molekul kecil.

Molekul-molekul ini sangat kecil sehingga bisa melewati banyak bahan, termasuk bahan yang digunakan untuk membuat masker.

Selain klaim tentang menggunakan masker berakibat keracunan karbondioksida (CO2), terdapat beberapa mitos kesehatan serupa yang telah ditelusuri Cek Fakta Liputan6.com. Berikut rangkumannya:

 ** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Suhu Panas Masker Bisa Bikin Penderita Hipotiroid Positif Covid-19

Beredar di media sosial postingan terkait masker dan covid-19. Postingan tersebut mengklaim masker bisa menyebabkan seseorang yang hipotiroid jadi positif covid-19.

Akun yang memposting tersebut adalah akun Lois Lois di Facebook. Dia mengunggahnya pada Jumat (16/10/2020).

Berikut isi postingannya:

"Suhu panas dan CO2 akibat selalu pakai masker akan membuat Rapid dan PCR bisa (+) pd hypothyroid. Hati2 ketangkep alat"

Pada postingan lain di hari yang sama ia juga mengunggah narasi "Anjuran utk selalu pakai masker adalah jebakan maut!"

Sementara sehari sebelumnya ia memposting narasi "covid-19 adalah hawa panas masker+CO2 yang menurunkan keasaman darah"

Setelah ditelusuri, klaim yang menyebut masker dan CO2 bisa membuat orang dengan hipotiroid bisa positif covid-19 saat dirapid test atau PCR adalah hoaks.

Konsumsi Tahu Kedelai Bisa Sebabkan Parkinson

Cek Fakta Liputan6.com menemukan sebuah postingan yang menyebut konsumsi tahu kedelai secara berlebihan bisa merusak otak hingga menyebabkan parkinson.

Akun yang menyebut konsumsi tahu kedelai secara berlebih bisa sebabkan parkinson adalah Natthapha Apaipakdee. Dia mengunggah narasi dengan bahasa Thailand sebagai berikut:

"Provinsi mana yang banyak vegetarian.

Makan banyak produk kedelai dan kedelaiPasien Parkinson di provinsi itu akan tinggi

!! Kenapa... seperti itu. #otak merusak tahu"

Setelah ditelusuri, informasi yang menyebut konsumsi tahu kedelai bisa menyebabkan parkinson adalah hoaks.

Faktanya, tahu yang terbuat dari kacang kedelai sangat bermanfaat untuk tubuh karena mengandung banyak protein.

Memakai Masker Bisa Memicu Kanker

Beredar di media sosial klaim soal memakai masker bisa menyebabkan kanker. Klaim ini ramai dibagikan pekan lalu.

Salah satu akun yang mempostingnya adalah @narendramodi di Twitter. Berikut isi postingannya:

"MASKS CAUSE CANCER!! Masks reduce the level of Oxygen in the respiratory system and in the blood stream. This is one of the main triggers for cancer. Using mask even for 1 minute increases the CO2 to 4000 ppm, whereas the highest permit is 1200 ppm - Belgium Doctors Assn"

Setelah ditelusuri, klaim yang menyebut memakai masker bisa memicu kanker adalah hoaks.

Dr.Muslim Kasim, M.Sc, Sp.THT-KL menyebut pemakaian masker tidak ada hubungannya dengan memicu kanker.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

 

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ponpes Arriyadl Nurul Qur’an Diresmikan, Wabup Muba Kyai Abdur Rohman Dorong SDM Unggul Berakhlak

Sun, 19 Apr 2026 12:13:49am

Tungkal Jaya, Muba- Tak hanya sebagai pusat pendidikan agama, pesantren kini dituntut melahirkan generasi kreatif dan tangguh. Hal ini ditegaskan...

Bupati Toha: Muscab PKB Harus Melahirkan Program yang Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Sat, 18 Apr 2026 12:15:16am

SEKAYU, — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH bersama Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab)...

IWO Musi Banyuasin Resmi Dilantik: Sandi Andika Tegaskan Kepengurusan Sah dan Satu Komando

Fri, 17 Apr 2026 01:11:19pm

  MUBA – Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Musi Banyuasin periode 2025–2030 yang berlangsung khidmat pada Jumat...

Dapatkan Restu Bupati Toha, Saputra Candra Lesmana Siap Nahkodai KONI Muba dengan Sinergi Lintas Sektor

Fri, 17 Apr 2026 12:33:44pm

SEKAYU – Bursa pencalonan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian menghangat. Saputra Candra Lesmana,...

Wabup Tekankan Peran Camat, Migrasi Listrik MEP ke PLN Ditargetkan Tuntas 15 Mei

Fri, 17 Apr 2026 12:17:55am

  Sekayu, Muba – Pemkab Musi Banyuasin mempercepat langkah strategis migrasi layanan listrik dari PT Muba Electric Power (PT MEP) ke PT PLN...

Baca Juga