Selasa, 12 Mei 2026 - 12:09 WIB
banner ucapan Sekda revs

Save Palestina, PD IWO Muba Kecam Aksi Membabi Buta Israel

Kamis, 13 Mei 2021
172 views
0
Screenshot_2021-05-13-22-03-01-44

 

kitamerahputih.com
Kamis, 13 Mei 2021

MUBA - Ditengah kegembiraan umat kristiani dan umat Islam dalam menyambut hari besar keagamaan yang jatuh tepat pada  hari Kamis 13 mei 2021, memperingati kenaikan Isa Almasih dan juga hari raya idul Fitri,

Sudah sepatutnya kebahagiaan itu di rasakan oleh semua orang yang menganut agama Islam dan Kristen tapi sangat di sayangkan kegembiraan hari ini tidak dirasakan oleh orang-orang yang berada tepat di jalur Gaza Palestine, karena dari kemarin mereka di bombardir oleh pasukan Israel yang tak kenal ampun.

Sesuai dengan apa yang sudah banyak di beritakan media lokal maupun internasional yang mengatakan semenjak serangan pertama sampai sekarang Kamis 13 Mei 2021sudah banyak memakan korban, maka dari itu Pengurus Daerah(PD) Ikatan Wartawan Online(IWO) Muba angkat bicara.

Ketua PD IWO Muba Riyan SyahPutra yang juga Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah (STIHURA) Sekayu menyikapi Aksi Bombardir Israel terhadap Palestina mengatakan, kami mengecam aksi yang dilakukan oleh Israel ini.

" Beberapa Tahun Terakhir Israel terus menerus menggencarkan Serangan Rudal terhadap Palestina, ini yang seharusnya disikapi oleh Asosiasi Negara yang menaungi, karena ini harus dituntaskan jangan sampai berlarut-larut," ujar Pria yang baru berusia 25 Tahun ini.

Lanjut dia, Kami Siap turun melakukan aksi galang dana peduli Palestina, karena Palestina-Indonesia Satu Saudara yang sejak terdahulu Indonesia terus melakukan upaya pembelaan terhadap Negara Palestina.

" Perang Arab-Israel pada 1948 yang berdarah membuat 700.000 warga Palestina meninggalkan rumah mereka–sebuah eksodus massal yang dikenal sebagai ‘Nakba‘, bahasa Arab untuk ‘malapetaka," jelasnya.

Tetapi ada juga orang-orang Palestina yang tinggal di Israel, dan pada 2013, Biro Pusat Statistik Israel memperkirakan bahwa populasi Arab Israel mencapai lebih dari 1,6 juta jiwa, atau sekitar 20 persen dari populasi Israel.

Perang 1948 penting karena masih menjadi bagian sentral dari konflik yang sedang berlangsung saat ini. Israel menguasai semua wilayah yang disengketakan kecuali Tepi Barat—bagian timur Yerusalem (yang dikuasai Yordania) dan Jalur Gaza (dikuasai Mesir).

Dan keturunan dari 700.000 orang Palestina tersebut—yang telah menghabiskan beberapa generasi tinggal di kamp-kamp pengungsi—sekarang berjumlah sekitar 4,5 juta jiwa menurut UNRWA, sebuah badan PBB yang di dedikasikan untuk para pengungsi Palestina.

" Hal demikian harus benar-benar disikapi dengan seksama, apalagi korban yang berjatuhan sudah tidak bisa lagi kita hitung jumlahnya, saya terisak dengan kejadian ini, apalagi salah satu sejarah Islam ada di Negara Palestina," kecamnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Baca Juga