Kamis, 11 Juni 2026 - 02:03 WIB
Bijak Bermedia Sosial

DRA : Wartawan Bukan Hakim Lapangan, Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik dan Jaga Peradaban

Rabu, 31 Maret 2021
147 views
0
Screenshot_2021-03-31-09-52-12-65

DRA : Wartawan Bukan Hakim Lapangan, Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik dan Jaga Peradaban

Kitamerahputih.com
Rabu, 31/03/2021.

Sekayu - Sumsel, Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yakin bahwa profesi wartawan adalah profesi yang mulia. Sebagai profesi jurnalis yang berhubungan erat dengan informasi, maka  tentu harus berita yang disajikan sesuai  fakta dan kebenaran.

"Saya tegaskan bahwa saya hadir  disini, sebagai kepala daerah yang wajib mengayomi  dan melayani warganya termasuk melindungi seluruh profesi wartawan, saya tetap konsisten akan mengayomi seluruh  elemen media yang berkarya di Musi Banyuasin dan termasuk IWO serta mendorong perkembangan IWO di Kabupaten Muba," ucap Dodi pada acara Pengukuhan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Muba periode 2021 - 2026, di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (30/3/2021).

Dikatakan Dodi, menjadi wartawan itu berat karena bukan hanya penyampai berita tapi juga harus menjaga peradaban , yaitu sifat, tindak tanduk, etika, sopan santun.Bagaimana seorang wartawan harus bisa menyampaikan berita dengan lugas, terpercaya dan menjunjung tinggi peradaban.

"Benar dikatakan Ketum IWO pusat, bahwa wartawan juga harus peka terhadap bencana, sembari menggali berita untuk memberitahu pemerintah, karena kita pemerintah tidak boleh alergi dengan kritik, namun juga diperhatikan, jangan buat tulisan berita bikin yang sifatnya memprovokasi, kalau disampaikan dengan santun dan benar pasti akan diapresiasi dan dijadikan masukan bagi Pemkab,"ucapnya.

Kepala Daerah Terpopuler di Sosial Media ini juga menyampaikan, dengan telah terbentuknya IWO Muba, diharapkan dapat menjunjung tinggi  peradaban, menjadi organisasi yang mendapat pengakuan legitimasi dan menjadi  contoh organisasi bagi wartawan lainnya.

"Saya ucapkan selamat kepada pengurus daerah IWO Muba, beritakan secara benar dan jangan menjadi hakim di lapangan, karena ada kode etik yang harus dijunjung berdasarkan UU No 40/1999 Tentang Pers, jurnalis bukan hanya menyiarkan berita saja tapi punya tanggung jawab moral, dengan begitu akan bisa membawa IWO Muba menjadi organisasi yang dihormati,"pungkas Bupati DRA.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodhi Yudono menyampaikan ucapan selamat kepada IWO Muba yang sudah dikukuhkan. Dirinya berpesan agar IWO Muba dapat beramanah karena wartawan itu tugasnya berat, sebagai penyampai pesan kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Kalian wartawan harus amanah, sebagai penyampai pesan maka dalam menjalankan tugas, wartawan harus fokus pada kebaikan dan menjauhi kesesatan, karena kebaikan akan membawa kebaikan untuk negeri.  Kode etik  jurnalistik harus dipatuhi bersama, kalian boleh nulis apa saja tapi ingat ada tanggung jawab yang luar biasa di pundak kalian, karena menentukan hitam dan putih perjalanan, "ujarnya.

Jhodi menyebutkan, dari Aceh sampai Papua IWO sudah dilantik, jadi organisasi IWO bukan main-main lagi. Organisasi yang didirikan dengan semangat mandiri tanpa bersandar pada apapun, maka dari itu dirinya mengajak agar IWO tetap menjaga spirit membangun peradaban dan kemanusiaan.

"Tetap jadi wartawan dan manusia yang baik, tugas wartawan menulis berita, bukan terlibat dalam persoalan. Tetaplah jadi wartawan, kita tidak hendak jadi birokrat maka jadilah wartawan yang maju kedepan, kreatif dan terus berbenah dengan kemajuan teknologi, "pungkasnya.

Sementara itu Ketua IWO Muba Riyan Shaputra mengatakan, dengan telah dikukuhkan organisasi IWO Muba semoga dapat menjalin sinergitas dan silaturahmi yang baik, untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Muba menuju Muba Maju Berjaya.

"Tantangan kemajuan di era digitalisasi ini tidak dapat kita hindari dan tidak bisa kita pungkiri, melalui kemajuan digitalisasi ini mudah-mudahan kami dapat mebangkitkan kecerdasan masyarakat melalui organisasi IWO Muba,"ucap Riyan.(rilis kominfo muba).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Fri, 5 Jul 2019 10:19:36am

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...

Kenalkan Minuman ‘Gajura Spd’, Mahasiswa USU Menang Kontes Inovasi di Korsel

Tue, 25 Jun 2019 03:22:51am

Medan - Tiga mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) memenangi kontes inovasi internasional yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Mereka...

Fakultas Ilmu Budaya USU, Luncurkan Buku Adat Istiadat Perkawinan Melayu Sumatera Timur

Tue, 25 Jun 2019 03:19:26am

FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) meluncurkan buku ‘Pokok-pokok Adat Istiadat Perkawinan Suku Melayu Sumatera Timur’ di...

Baca Juga