Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:40 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Tanggapi Bom Bunuh Diri Makasar, Gus Noer Himbau Tetap Tenang dan Jangan Terprovokasi

Senin, 29 Maret 2021
128 views
0
IMG_20210329_175940

Tanggapi Bom Bunuh Diri Makasar, Gus Noer Himbau Tetap Tenang dan Jangan Terprovokasi

Kitamerahputih.com
Senin, 29/03/2021.

Kota Probolinggo - Jawa Timur, Ketua Markas Cabang LMP Kota Probolinggo Gus Noer mengecam keras tragedi bom bunuh diri Makassar. Ia merasa prihatin dengan peledakan bom di depan Gereja Katedral Kota Makassar Sulawesi Selatan Minggu (28/3/21).

"Kita harus tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi atas segala bentuk kekerasan yang menimbulkan ketakutan, kekacauan, serta mengancam dan mengorbankan nyawa manusia, apapun motif dan tujuannya serta oleh siapa pun pelakunya sangatlah tidak dibenarkan oleh ajaran agama manapun," ujar Gus Noer.

Gus Noer meminta agar kepolisian negara segera mengusut tuntas pelaku dan motif peledakan bom Makassar tersebut. Bila perlu, mengadakan investigasi jaringan dan aktor di balik teror anarkistis tersebut. Ia juga meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak mengembangkan berbagai prasangka atau asumsi yang dapat mengaburkan kasus bom Makassar.

Kepada awak media Kitamerahputih.com Gus Noer juga meminta sekalipun bom Makassar terjadi di depan rumah ibadah, jangan serta-merta mengaitkan tindakan bom bunuh diri tersebut dengan agama dan golongan umat beragama tertentu, biarkan kepolisian bekerja mengusut tragedi yang terjadi tersebut.

"Karen boleh jadi tindakan bom tersebut merupakan bentuk adu domba, yang sengaja dilakukan untuk memancing di air keruh, dan wujud dari perbuatan teror yang tidak berkaitan dengan aspek keagamaan," ucapnya.

Gus Noer juga menegaskan  pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, sehingga kita tidak mudah terprovokasi atas kejadian yang sengaja dilakukan untuk menimbulkan ketakutan, kekhawatiran yang mengarah pada perpecahan dalam kasus bom bunuh diri Makassar ini, sehingga keutuhan dan persatuan NKRI tetap terjaga (silvia).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Baca Juga