Kamis, 24 September 2026 - 12:56 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

Rabu, 3 Maret 2021
256 views
0
Screenshot_2021-03-03-23-44-06-02

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

kitamerahputih.com
Kamis, 04/03/2021.

Sekayu - Sumsel, Sejak dijalankan di masa pandemi COVID-19, kampung tangguh di Muba memenuhi lima program prioritas. Kelima program diantaranya satu desa satu posko, ketahanan pangan, bantuan sosial, kemandirian sosial, dan lestari hutanku dijalankan dengan mencapai hasil yang maksimal.

Salah satunya, ketahanan pangan. Program ketahanan pangan Kampung Tangguh di Muba menghasilkan aspek penilaian tertinggi.

"Program ketahanan pangan di Desa Ngulak Kecamatan Sanga Desa Muba misalnya yang mampu menjadi cadangan strategis pangan di Kabupaten Muba hingga cadangan strategis nasional dengan luasan wilayah 141 hektar yang mampu menghasilkan kurang lebih 1.600 ton beras yang dipanen tiga kali dalam satu tahun, tentu ini sangat luar biasa," ungkap Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIk.

Erlin menuturkan, kegiatan utama Kampung Tangguh Musi di Desa Ngulak Sanga Desa yang menjadi unggulan adalah pada program Kedua dari lima langkah strategis dalam menghadapi masa pandemi Covid-19, yaitu ketahanan pangan.

"Dan kami nobatkan sebagai Kampung Tangguh terbaik di Muba dan masuk dalam nominasi tingkat Provinsi Sumsel," bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam kesempatan Kunker ke Sanga Desa dalam rangka Panen Perdana, Rabu (3/3/2021) mengungkapkan Kampung Tangguh Musi menurutnya, sangat Luar biasa kampungnya, bisa jadi percontohan bagaimana tiga pilar dari masyarakat bisa bersatu.

"Membuat wadah bukan hanya  ketahanan pangan saja, ada juga sosial budayanya, ada juga siswa-siswi yang bisa belajar daring disana. Ini bagus, tingkatkan dan kita rapikan lagi," ulasnya.

Bupati Dodi juga berpesan agar warga harus tetap peduli untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan meningkatkan pengawasan terhadap kebakaran hutan. Puncak kemarau yakni di bulan Juni hingga Agustus, maka dari sekarang harus mulai waspada.

"Saya lihat tadi di Kecamatan Sanga Desa sudah bagus peralatannya, sudah baik tinggal dilengkapi, apresiasi ada masyarakat peduli api di setiap desa," pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kerap Mangkir Mediasi? Kadisnakertrans Muba Ingatkan Perusahaan Risiko Rugi Hukum Hingga Kalah di PHI

Thu, 4 Jun 2026 12:48:56am

Sekayu, 4 Juni 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin mengambil langkah tegas dalam mengedukasi...

Mencekam Jelang Subuh di Soak Baru, Respons Cepat Damkar Muba Jinakkan Kobaran Api dalam 1 Jam

Thu, 4 Jun 2026 12:41:54am

SEKAYU, MUBA – Suasana sunyi menjelang fajar di kawasan wisata Danau Ulak Lia mendadak berubah menjadi mencekam pada Kamis pagi, 4 Juni 2026....

Kantor Hukum Indafikri & Partners Layangkan Somasi ke PT Pertamina EP Field Pendopo Terkait Dugaan Limbah di Jirak Jaya

Wed, 3 Jun 2026 06:18:52am

  SEKAYU, MUBA – Kantor Hukum INDAFIKRI & PARTNERS secara resmi melayangkan surat somasi kepada Pimpinan c.g. Humas PT. Pertamina EP...

Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Lawang Wetan Muba, Kerugian Capai Rp400 juta

Mon, 1 Jun 2026 08:18:41am

SEKAYU — Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Dusun 3, Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Senin...

Investasi Jangka Panjang Tulungagung: Cari Bibit Unggul Dunia Lewat Lapangan GOR Lembu Peteng

Fri, 29 May 2026 02:27:06pm

TULUNGAGUNG – Riuh rendah suara dari 19 kecamatan mengguncang GOR Lembu Peteng pada Jumat (29/5/2026). Di balik parade warna-warni defile...

Baca Juga