Jumat, 25 September 2026 - 09:55 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

Rabu, 3 Maret 2021
258 views
0
Screenshot_2021-03-03-23-44-06-02

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

kitamerahputih.com
Kamis, 04/03/2021.

Sekayu - Sumsel, Sejak dijalankan di masa pandemi COVID-19, kampung tangguh di Muba memenuhi lima program prioritas. Kelima program diantaranya satu desa satu posko, ketahanan pangan, bantuan sosial, kemandirian sosial, dan lestari hutanku dijalankan dengan mencapai hasil yang maksimal.

Salah satunya, ketahanan pangan. Program ketahanan pangan Kampung Tangguh di Muba menghasilkan aspek penilaian tertinggi.

"Program ketahanan pangan di Desa Ngulak Kecamatan Sanga Desa Muba misalnya yang mampu menjadi cadangan strategis pangan di Kabupaten Muba hingga cadangan strategis nasional dengan luasan wilayah 141 hektar yang mampu menghasilkan kurang lebih 1.600 ton beras yang dipanen tiga kali dalam satu tahun, tentu ini sangat luar biasa," ungkap Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIk.

Erlin menuturkan, kegiatan utama Kampung Tangguh Musi di Desa Ngulak Sanga Desa yang menjadi unggulan adalah pada program Kedua dari lima langkah strategis dalam menghadapi masa pandemi Covid-19, yaitu ketahanan pangan.

"Dan kami nobatkan sebagai Kampung Tangguh terbaik di Muba dan masuk dalam nominasi tingkat Provinsi Sumsel," bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam kesempatan Kunker ke Sanga Desa dalam rangka Panen Perdana, Rabu (3/3/2021) mengungkapkan Kampung Tangguh Musi menurutnya, sangat Luar biasa kampungnya, bisa jadi percontohan bagaimana tiga pilar dari masyarakat bisa bersatu.

"Membuat wadah bukan hanya  ketahanan pangan saja, ada juga sosial budayanya, ada juga siswa-siswi yang bisa belajar daring disana. Ini bagus, tingkatkan dan kita rapikan lagi," ulasnya.

Bupati Dodi juga berpesan agar warga harus tetap peduli untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan meningkatkan pengawasan terhadap kebakaran hutan. Puncak kemarau yakni di bulan Juni hingga Agustus, maka dari sekarang harus mulai waspada.

"Saya lihat tadi di Kecamatan Sanga Desa sudah bagus peralatannya, sudah baik tinggal dilengkapi, apresiasi ada masyarakat peduli api di setiap desa," pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Merajut Kebersamaan di Hari Fitri, Halalbihalal FKKNP Perkuat Persaudaraan Warga Ngulak

Sun, 29 Mar 2026 01:09:29am

PALEMBANG — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto...

WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

Sat, 28 Mar 2026 01:11:07am

SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...

Lebaran Penuh Makna di Muba, Kepedulian Sosial Hingga Penguatan Sinergi 

Fri, 27 Mar 2026 01:13:02am

Membumi MUSI BANYUASIN- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lebih dari sekadar momentum keagamaan.  Di...

Wujudkan “Satu Data Ketenagakerjaan”, Disnakertrans Muba Sinkronisasi Data Pengangguran dan Perusahaan Secara Maraton

Thu, 26 Mar 2026 02:07:16pm

SEKAYU – Dalam upaya mempercepat pengetasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan penurunan angka pengangguran di Muba ,...

Pelayanan Kesehatan Tetap Prima Pasca Lebaran, Bupati Muba Tinjau Langsung Puskesmas

Thu, 26 Mar 2026 01:15:15am

BABAT TOMAN, — Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat...

Baca Juga