Jumat, 25 September 2026 - 06:34 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

Rabu, 3 Maret 2021
258 views
0
Screenshot_2021-03-03-23-44-06-02

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

kitamerahputih.com
Kamis, 04/03/2021.

Sekayu - Sumsel, Sejak dijalankan di masa pandemi COVID-19, kampung tangguh di Muba memenuhi lima program prioritas. Kelima program diantaranya satu desa satu posko, ketahanan pangan, bantuan sosial, kemandirian sosial, dan lestari hutanku dijalankan dengan mencapai hasil yang maksimal.

Salah satunya, ketahanan pangan. Program ketahanan pangan Kampung Tangguh di Muba menghasilkan aspek penilaian tertinggi.

"Program ketahanan pangan di Desa Ngulak Kecamatan Sanga Desa Muba misalnya yang mampu menjadi cadangan strategis pangan di Kabupaten Muba hingga cadangan strategis nasional dengan luasan wilayah 141 hektar yang mampu menghasilkan kurang lebih 1.600 ton beras yang dipanen tiga kali dalam satu tahun, tentu ini sangat luar biasa," ungkap Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIk.

Erlin menuturkan, kegiatan utama Kampung Tangguh Musi di Desa Ngulak Sanga Desa yang menjadi unggulan adalah pada program Kedua dari lima langkah strategis dalam menghadapi masa pandemi Covid-19, yaitu ketahanan pangan.

"Dan kami nobatkan sebagai Kampung Tangguh terbaik di Muba dan masuk dalam nominasi tingkat Provinsi Sumsel," bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam kesempatan Kunker ke Sanga Desa dalam rangka Panen Perdana, Rabu (3/3/2021) mengungkapkan Kampung Tangguh Musi menurutnya, sangat Luar biasa kampungnya, bisa jadi percontohan bagaimana tiga pilar dari masyarakat bisa bersatu.

"Membuat wadah bukan hanya  ketahanan pangan saja, ada juga sosial budayanya, ada juga siswa-siswi yang bisa belajar daring disana. Ini bagus, tingkatkan dan kita rapikan lagi," ulasnya.

Bupati Dodi juga berpesan agar warga harus tetap peduli untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan meningkatkan pengawasan terhadap kebakaran hutan. Puncak kemarau yakni di bulan Juni hingga Agustus, maka dari sekarang harus mulai waspada.

"Saya lihat tadi di Kecamatan Sanga Desa sudah bagus peralatannya, sudah baik tinggal dilengkapi, apresiasi ada masyarakat peduli api di setiap desa," pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Dapatkan Restu Bupati Toha, Saputra Candra Lesmana Siap Nahkodai KONI Muba dengan Sinergi Lintas Sektor

Fri, 17 Apr 2026 12:33:44pm

SEKAYU – Bursa pencalonan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian menghangat. Saputra Candra Lesmana,...

Wabup Tekankan Peran Camat, Migrasi Listrik MEP ke PLN Ditargetkan Tuntas 15 Mei

Fri, 17 Apr 2026 12:17:55am

  Sekayu, Muba – Pemkab Musi Banyuasin mempercepat langkah strategis migrasi layanan listrik dari PT Muba Electric Power (PT MEP) ke PT PLN...

Gerak Cepat Polsek Karangrejo dan Peran LMP Tulungagung: Kasus Perampasan Kunci Motor Berakhir Damai

Thu, 16 Apr 2026 03:05:40pm

TULUNGAGUNG – Kasus tindak pidana perampasan konci dengan kekerasan yang sempat meresahkan warga di wilayah Karangrejo akhirnya menemui titik...

Tingkatkan Akses Keadilan, IKADIN Muba Buka Posko Konsultasi Hukum Gratis di Mal Pelayanan Publik

Thu, 16 Apr 2026 12:30:13pm

SEKAYU, KMP – Kabar baik bagi warga Bumi Serasan Sekate yang tengah menghadapi persoalan hukum namun terkendala biaya. Ikatan Advokat Indonesia...

Antisipasi Transisi Energi, Kadisnakertrans Muba Usulkan Peta Jalan “Green Skills” bagi Pekerja Migas dan Batubara

Thu, 16 Apr 2026 08:32:26am

PALEMBANG– Menghadapi tren global transisi energi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga...

Baca Juga